Jombang, tvOnenews.com - Ribuan santri Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, mudik bareng. Sebanyak 67 bus membawa para santri pulang ke kampung halaman masing-masing.
Puluhan bus tersebut menuju sejumlah daerah asal santri, mulai dari sejumlah kota di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Jakarta hingga Sumatera. Sedangkan santri tujuan Kalimantan, Sulawesi hingga Papua diantar dengan bus ke bandara.
Sebanyak 3000 santri Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, pada Kamis pagi telah berkumpul di halaman parkir wisata religi makam Gus Dur. Dengan wajah riang para santri tengah persiapan mudik bareng.
Para santri akan mudik ke kampung halaman masing-masing dengan puluhan rombongan sesuai daerahnya. Sebanyak 67 bus yang akan membawa santri untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarganya.
"Sebanyak 67 bus yang akan mengantarkan santri ke berbagai tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera. Untuk Kalimantan dan Sulawesi tidak ada rombongan bus, mereka rombongan naik pesawat jadi diantar ke bandara," terang KH Fahmi Amrulloh Hadzik, Pengasuh Ponpes Putri Tebuireng, Kamis (20/3).
Para santri membawa bekal yang dikoordinir pengurus pesantren untuk berbuka puasa di perjalanan. Setiap bus didampingi pengurus untuk berbagai keperluan di perjalanan maupun di pos penjemputan keluarga di daerah tujuan.
Santri merasa senang telah tiba saatnya bertemu dengan keluarga sebab telah lama santri tidak pulang kampung.
"Sangat senang sekali apalagi saya sudah lama hampir enam tahun puasa Ramadhan di pondok pesantren, di Tangerang hanya sepuluh hari saja," ujar Rifki Ridho Alfa, santri asal Tangerang, Banten.
Sebelum meninggalkan Tebuireng, santri mendapat pesan dari sejumlah pengasuh, salah satunya dari KH Muhammad Irfan Yusuf yang meminta santri tetap menjaga nama baik Ponpes Tebuireng.
"Meskipun kalian di rumah, agar tetap menjaga nama baik Pondok Pesantren Tebuireng, karena bagaimanapun dan dimanapun kalian adalah santri Tebuireng," pinta Kepala Badan Penyelenggara Haji Indonesia itu.
KH Fahmi Amrulloh menambahkan, total santri yang mudik bareng sebanyak 3000 orang berasal dari berbagai asrama dan pesantren di bawah Ponpes Tebuireng. Para santri bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan memanfaatkan libur panjang hingga satu bulan kedepan, namun pada tanggal 18 April 2025 harus telah tiba kembali di pesantren karena tanggal 19 April telah mulai pembelajaran.
"Libur santri mulai hari ini, tanggal 17 dan 18 April mereka harus kembali ke pondok, karena tanggal 19 April sudah mulai kegiatan di pondok," tambah Gus Fahmi.
Rombongan mudik bareng diberangkatkan oleh KH Muhammad Irfan Yusuf, salah satu cucu pendiri Ponpes Tebuireng KH Hasyim Asy'ari. (usi/hen)
Load more