News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sopir Truk Ditemukan Tewas di Dalam Kabin, Polisi: Sempat Mengeluh Sakit Perut

Seorang sopir truk ditemukan tewas di dalam kabin kendaraannya, yang sedang diparkir di halaman SPBU jalan Sukarno Hatta, Kecamatan Sukodono Lumajang
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 9 Maret 2025 - 14:54 WIB
Sopir truk ditemukan tewas dalam kabin kendaraanya
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Seorang sopir truk ditemukan tewas di dalam kabin kendaraannya, yang sedang diparkir di halaman SPBU jalan Sukarno Hatta, Kecamatan Sukodono, Lumajang, Minggu (9/3). 

Korban diketahui bernama Misdi Suyanto (64) warga Desa Wotgalih Kecamatan Nguling Pasuruan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang diterima pihak kepolisian dari pihak keluarga, sebelumnya pada hari Minggu tanggal 09 Maret 2025 korban berangkat kerja dari Pasuruan (rumah) pukul 05.00 WIB dengan mengedarai truk nopol N 9969 UW dengan tujuan mencari pasir di Lumajang, setiba di SPBU Sukodono Jln. Soekarno Hatta Sukodono.

Pukul 06.30 WIB, korban merasa perutnya sakit kemudian korban berusaha untuk menghubungi istrinya melalui telepon dan memberi tahu kalau perutnya sakit dan tak selang lama korban tidak bisa dihubungi. 

"Jadi tadi pagi korban sempat menghubungi istrinya melalui sambungan telepon. Korban mengeluh sakit perut dan menjelaskan bahwa ia parkir di SPBU Sukodono. Namun beberapa saat kemudian, korban tidak bisa dihubungi lagi," kata Kapolsek Sukodono AKP Ernowo di Lumajang, Minggu (9/3). 

Lebih lanjut Ernowo menjelaskan, bahwa setelah korban tidak bisa dihubungi lagi, kemudian istri korban Siti Rohani bersama anaknya bergegas ke SPBU jalan Soekarno Hatta Sukodono bersama anaknya dan sekira pukul 10.00 WIB korban sampai di SPBU Jln. Soekarno Hatta Sukodono kemudian menghampiri mobil Truk yang diparkir di area SPBU Jln. Soekarno Hatta Sukodono.

"Sesampainya di SPBU kemudian istri korban membuka pintu mobil truk dan melihat suaminya sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban langsung dibawa ke ruang Pemulasaraan Jenazah RSUD Dokter Haryoto Lumajang. 

"Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi pada mayat korban, karena sudah ikhlas atas kematian korban. Keluarga juga menyatakan jika selama ini korban memang memiliki riwayat sakit perut yang sering kambuh. Dan dari hasil pemeriksaan tim dokter, juga tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan. Hari ini juga jenazah kita serahkan pada pihak keluarga untuk segera dimakamkan," pungkasnya. (wso/gol) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT