News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggapi Kepala Daerah Tidak Ikut Retret, Budiman : Mereka Dipilih Rakyat, Sangat Rugi Gak Ikut

Politisi Budiman Sudjatmiko yang juga sebagai Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) turut menyoroti sejumlah kepala daerah yang tidak ikut retret di Akademi Militer (AKMIL) Magelang.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 23 Februari 2025 - 13:26 WIB
Budiman Sudjatmiko, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin)
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Politisi Budiman Sudjatmiko yang juga sebagai Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) turut menyoroti sejumlah kepala daerah yang tidak ikut retret di Akademi Militer (AKMIL) Magelang

Selain menyayangkan keputusannya, Budiman juga meminta agar mereka bisa membedakan mana kepentingan negara dan mana kepentingan partai politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampakan langsung oleh Budiman mantan aktivis 98 usai menghadiri pembagian becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Desa Sidorejo Kecamatan, Kebonsari Kabupaten, Madiun, Sabtu (22/2).

“Bupati, Walikota, Gubernur itu dipilih oleh rakyat apapun partainya, saya pernah mengikuti Retret dan itu sangat penting,” kata Budiman. 

Budiman menegaskan jika retret merupakan kegiatan orientasi, pembekalan serta pelatihan yang ditujukan kepada pejabat negara, seperti menteri dan kepala daerah yang bertujuan memperkuat pemahaman dan kesiapan para pemimpin dalam menjalankan tugasnya setelah dilantik.

“Retret itu adalah forum pertama yang mengikat solidaritas, menanamkan patriotisme serta disitu ada penjelasan tentang geo politik, kamu nanti akan menjadi bupati, gubernur seperti apa disitu semua dijelaskan,” imbuhnya. 

Retret kepala daerah yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 28 Februari 2025 ini merupakan kebijakan dari Presiden Prabowo Subianto. 

Jadi sangat disayangkan jika pejabat publik yang dipilih langsung oleh rakyat tidak bisa membedakan antara kepentingan partai politik dengan kepentingan negara. 

“Jadi sangat penting bukan hanya menunjukkan intelektualnya tapi juga menumbuhkan patriotisme, jadi rugi kalo sampai gak ikut,” tutup Budiman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang diketahui sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memerintahkan kepada kepala daerah yang berasal dari PDI Perjuangan menunda keberangkatan mengikuti retret di Magelang.

Perintah terbit sesaat setelah KPK menahan dan menetapkan sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka. PDI Perjuangan menilai penetapan Hasto sebagai tersangka adalah murni kepentingan Politik. (men/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT