GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca Kelangkaan, Puluhan Ribu Tabung LPG Melon Mulai Didistribusikan ke Pulau Bawean, Gresik

Pasca terjadinya kelangkaan stok gas elpiji 3 kilogram di pulau Bawean, Gresik beberapa waktu lalu, kini puluhan ribu tabung elpiji melon mulai didistribusikan dengan menggunakan jasa kapal barang menuju ke Bawean.
Senin, 17 Februari 2025 - 16:22 WIB
Puluhan Ribu Tabung LPG Melon Mulai Didistribusikan ke Pulau Bawean, Gresik
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Pasca terjadinya kelangkaan stok gas elpiji 3 kilogram di pulau Bawean, Gresik beberapa waktu lalu, kini puluhan ribu tabung elpiji melon mulai didistribusikan dengan menggunakan jasa kapal barang menuju ke Bawean.

Seperti diketahui, sebelumnya sekitar dua mingguan, keberadaan stok tabung elpiji subsidi 3 kg mengalami kelangkaan di Pulau Bawean, Gresik. Kelangkaan disebabkan terkendala cuaca buruk sehingga mengakibatkan beberapa pangkalan di Pulau Bawean sudah tidak punya stok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu pada Rabu (12/2) malam, satu kapal layar motor (KLM) tiba di pelabuhan Bawean. KLM Purnama itu membawa muatan dari 12 truk atau 6.720 tabung gas elpiji. Dengan masing-masing truk muatan sekitar 560 tabung.

Direktur PT Pelayaran Rosita Indah Group, Rosyidi pada awak media mengatakan hingga Jum'at (14/2) sudah ada dua KLM yang sudah tiba di Pelabuhan Bawean.

“Ini tadi pagi, datang lagi KLM Rosita Indah, dengan membawa tabung elpiji sekitar 14.000 dari 25 truk dari Pelabuhan Gresik,” ujarnya.

Dengan demikian sudah ada sekitar 20.720 tabung elpiji yang sudah disalurkan ke Pulau Bawean. Dengan biaya pengiriman Rp6.500 per tabung.

“Sudah dilakukan pembongkaran tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB di Pelabuhan Bawean. Dengan estimasi pengiriman 12 jam perjalanan laut," tambahnya. 

Adapun harga tabung gas elpiji di Pulau Bawean variatif. Mulai harga Rp32 ribu sampai Rp34 ribu. Ulul Azmi salah satu warga mengeluh dengan harga elpiji subsidi di Pulau Bawean. Lantaran harga tidak sama dengan daratan Kabupaten Gresik.

Meskipun ada tambahan biaya pengirimannya, menurut pengusaha muda asal Desa Gunungteguh, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean ini, harga tabung elpiji di Pulau Bawean tergolong mahal. 

“Ini harga ecer Rp32 ribu, kalau beli di Agen harga Rp29 atau Rp30 ribu,” keluhnya.

Harga tersebut, memang ditambah dengan biaya pengiriman kapal, lalu pengiriman ke agen dengan mobil pick up.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari informasi masyarakat normalnya memang harga Rp32 ribu di tingkat pengecer,” lanjutnya.

Terpisah, Communication Relation (Comrel) Officer Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Mutiara Evy pada awak media mengatakan pengiriman elpiji ke Pulau Bawean memang ada tambahan biaya pengiriman. Hal tersebut karena mengunakan transportasi laut. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT