ADVERTISEMENT

LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Aksi mahasiswa tolak efisiensi anggaran yang berdampak pada pendidikan di Indonesia di depan Gedung DPRD Banyuwangi
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Berdampak pada Dunia Pendidikan, Mahasiswa di Banyuwangi Gelar Aksi Tolak Efisiensi Anggaran

Kebijakan efisiensi anggaran dinilai berdampak buruk pada dunia pendidikan di Indonesia, membuat puluhan mahasiswa BEM Untag Banyuwangi turun jalan
Senin, 17 Februari 2025 - 14:35 WIB

Banyuwangi, tvOnenews.com – Kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berdampak buruk pada dunia pendidikan di Indonesia, membuat puluhan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi, turun jalan, Senin (17/2) siang.

Sejumlah orator aksi itu menyampaikan aspirasi keresahan dunia pendidikan atas kebijakan efisiensi anggaran yang mengancam kualitas pendidikan, di depan Gedung DPRD Banyuwangi, Jalan Adi Sucipto.

Ketua BEM Untag, Deni Oktaviano Pratama mengungkapkan, aksi itu merupakan bentuk solidaritas terhadap perjuangan jutaan mahasiswa di Indonesia yang resah terhadap kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

"Solidaritas kami terhadap gerakan yang tengah mengawal isu-isu luar biasa terutama pemangkasan anggaran di pendidikan khususnya. Karena ini juga menyangkut terkait kualitas, sarana prasarana, infrastruktur dan lain sebagainya perihal pendidikan," tegas Deni, Senin (17/2).

Deni menambahkan, tonggak bangsa yang dibangun melalui kualitas generasi lewat pendidikan formal dalam proyeksi Indonesia Berkualitas tahun 2045 akan terkikis.

BEM Untag Banyuwangi memberi catatan 100 hari kerja pemerintah presiden Prabowo, mereka menganggap Kabinet Merah Putih cacat.

"Cacat di 100 hari kerja pemerintah presiden Prabowo. Kabinet merah putih harus dievaluasi besar besaran karena pemerintah dan menteri penggemukannya luar biasa. Karena perihal ini, semua jadi sasaran akibat penggemukan kabinet merah putih," pungkas Deni.

Wakil ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto yang hadir di tengah-tengah mahasiswa, memberikan dukungan dan langsung menandatangani 7 tuntutan untuk diteruskan kepada pimpinan DPRD Banyuwangi.

"Ini memang perlu dikritisi, karena dengan adanya isu pemangkasan ini berdampak pada dunia pendidikan," kata Michael.

Aksi yang digelar, tambah Michael, adalah untuk mengontrol agar tidak terjadi pemangkasan habis habisan tersebut baik. Tuntutannya pun masuk akal. Ia memastikan, akan ada pembahasan di DPRD Banyuwangi guna menyampaikan tuntutan tersebut kepada Presiden. Sementara sisanya yang dapat diatasi di tingkat daerah, akan segera dieksekusi oleh legislatif dan eksekutif.

"Kita akan meneruskan ke presiden, yang bisa kita atasi akan atasi mengenai gaji honorer dan sebagainya kita akan bicara dengan bupati," tutup Michael.

Tujuh tuntutan aksi mahasiswa ini diantaranya pemerintah memprioritaskan peningkatan kualitas mutu pendidikan Indonesia, menolak segala bentuk JUP Tambang yang diberikan pada kampus, tolak pemangkasan anggaran di sektor pendidikan sesuai amanat UU No.20 tahun 2003, tindak tegas kasus kekerasan seksual di Institusi Pendidikan, menolak segala bentuk kenaikan UKT dan biaya pendidikan, mendesak pemerintah Prabowo Subianto mengkaji kembali kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku dan menaikkan gaji kehormatan guru atau dosen berdasarkan pasal 14 ayat 1 UU Guru dan Dosen. (hoa/gol)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Singgung Nasib Sial, Ternyata Ini Penyesalan Terbesar Maarten Paes saat Timnas Indonesia Menang Lawan Bahrain

Singgung Nasib Sial, Ternyata Ini Penyesalan Terbesar Maarten Paes saat Timnas Indonesia Menang Lawan Bahrain

Penjaga gawang Timnas Indonesia Maarten Paes mengungkap penyesalan terbesarnya saat skuad Garuda mampu menang lawan Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Istana Mendadak Khawatir Penyebaran Informasi di Tengah Momen Hangat Lebaran 2025

Istana Mendadak Khawatir Penyebaran Informasi di Tengah Momen Hangat Lebaran 2025

Lebaran menjadi momen penuh kebahagiaan, ajang berkumpul dengan keluarga, serta bertukar cerita.
Satu Korban Longsor di Jalur Mojokerto-Batu Ditemukan

Satu Korban Longsor di Jalur Mojokerto-Batu Ditemukan

Salah satu korban longsor yang terjadi di wilayah kawasan hutan Raden Soerjo, Blok Watulumpang, Pacet, Mojokerto, berhasil ditemukan dan dievakuasi. 
H+3 Lebaran, Jalur Wisata Telaga Sarangan, Magetan, Padat Merayap hingga 4 Km

H+3 Lebaran, Jalur Wisata Telaga Sarangan, Magetan, Padat Merayap hingga 4 Km

Memasuki H+3 lebaran, jalur wisata Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Kamis (3/4) padat merayap.
Thom Haye Kagum sama Pemain Muslim Timnas Indonesia ini, Sosok yang Gigih dan Contoh Terbaik

Thom Haye Kagum sama Pemain Muslim Timnas Indonesia ini, Sosok yang Gigih dan Contoh Terbaik

Menurut Thom Haye, pemain ini sangatlah baik untuk dicontoh para pemain muda lainnya. Siapkah dia?
Maarten Paes Jujur soal Gaya Kepelatihan Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Bisa Kalah dari Australia Gegara Ini

Maarten Paes Jujur soal Gaya Kepelatihan Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Bisa Kalah dari Australia Gegara Ini

Pemain Timnas Indonesia Maarten Paes akhirnya buka suara soal alasan skuad Garuda kalah telak lawan Australia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Trending

Analis Lihat Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif

Analis Lihat Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif

Ramainya pusat-pusat hiburan selama libur Lebaran 2025, seperti Taman Margasatwa hingga pantai-pantai di berbagai daerah membuka peluang ekonomi domestik mengalami perkembangan yang progresif.
Viral di Media Sosial, Warga Dibuat Heboh Aksi Pria di Indramayu yang Mudik Lebaran Gunakan Paralayang

Viral di Media Sosial, Warga Dibuat Heboh Aksi Pria di Indramayu yang Mudik Lebaran Gunakan Paralayang

Viral di media sosial sebuah video berdurasi sekira 15 detik yang merekam detik-detik aksi atlet paralayang hingga membuat heboh warga Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Maarten Paes Jujur soal Gaya Kepelatihan Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Bisa Kalah dari Australia Gegara Ini

Maarten Paes Jujur soal Gaya Kepelatihan Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Bisa Kalah dari Australia Gegara Ini

Pemain Timnas Indonesia Maarten Paes akhirnya buka suara soal alasan skuad Garuda kalah telak lawan Australia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Masa Lalu Bandar Judi, Ustaz Dennis Lim Ingatkan Bahaya dan Ungkap Boroknya

Masa Lalu Bandar Judi, Ustaz Dennis Lim Ingatkan Bahaya dan Ungkap Boroknya

Dibalik sosok Ustaz Dennis Lim yang religius, ia memiliki kisah yang menarik untuk diketahui.
Thom Haye Kagum sama Pemain Muslim Timnas Indonesia ini, Sosok yang Gigih dan Contoh Terbaik

Thom Haye Kagum sama Pemain Muslim Timnas Indonesia ini, Sosok yang Gigih dan Contoh Terbaik

Menurut Thom Haye, pemain ini sangatlah baik untuk dicontoh para pemain muda lainnya. Siapkah dia?
H+3 Lebaran, Jalur Wisata Telaga Sarangan, Magetan, Padat Merayap hingga 4 Km

H+3 Lebaran, Jalur Wisata Telaga Sarangan, Magetan, Padat Merayap hingga 4 Km

Memasuki H+3 lebaran, jalur wisata Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Kamis (3/4) padat merayap.
Satu Korban Longsor di Jalur Mojokerto-Batu Ditemukan

Satu Korban Longsor di Jalur Mojokerto-Batu Ditemukan

Salah satu korban longsor yang terjadi di wilayah kawasan hutan Raden Soerjo, Blok Watulumpang, Pacet, Mojokerto, berhasil ditemukan dan dievakuasi. 
Selengkapnya

Viral