News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Prambon Nganjuk

Warga sekitar Sungai Brantas, Desa Singkalanyar, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di aliran sungai.
Minggu, 16 Februari 2025 - 10:05 WIB
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Prambon Nganjuk
Sumber :
  • kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Warga sekitar Sungai Brantas, Desa Singkalanyar, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di aliran sungai. Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membengkak dan tanpa identitas.

Sosok mayat berjenis kelamin laki-laki pertama kali ditemukan warga sekitar sungai Brantas, mengapung di antara rumpun bumbu dan sampah di permukaan air pada Jumat (14/02) sekitar pukul 19.30 WIB. Kemudian warga segera melaporkan temuannya kepada perangkat desa, yang langsung meneruskan laporan ke pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP Julkifli Sinaga, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah tersebut.

"Jenazah tersebut diduga sama dengan yang sempat mengapung di aliran Sungai Brantas Kediri pada tanggal 12 Februari 2025 lalu," kata Julkifli, Sabtu (15/2).

Jenazah tanpa identitas yang ditemukan menyangkut pada rumpun bambu dan sampah di aliran Sungai Brantas, Desa Singkalanyar, berhasil dievakuasi pada Sabtu siang.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar tiga jam. Tim gabungan menghadapi kendala berupa banyaknya sampah dan jenazah yang terjepit di antara tumpukan sampah dan bambu.

Komandan Regu BPBD Nganjuk, Elga Cecep Sumarno, menjelaskan bahwa proses evakuasi memerlukan dua kali peluncuran perahu karena lokasi penemuan terkepung sampah tebal. Jenazah baru bisa terevakuasi sekitar pukul 11.20 WIB.

"Kendala utama dalam proses evakuasi adalah banyaknya sampah dan jenazah yang terjepit di antara tumpukan sampah dan bambu.Jenazah kemudian dievakuasi dan diangkat di tambangan Tanjungtani, Prambon," jelas Cecep.

"Tim memutuskan untuk membawa jenazah ke tambangan Tanjungtani agar lebih efisien saat diangkat ke darat,"ujar Cecep.

Menurutnya, jenazah yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dan masih mengenakan celana panjang warna hitam serta kaus warna hitam. Meskipun kondisi jenazah masih utuh, namun wajahnya sudah tidak bisa dikenali.

"Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk dilakukan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut," pungkas Cecep. (kso/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT