Terkait persoalan tunda bayar tahun 2024 yang diperkirakan mencapai Rp 79 miliar dan akan direview pada 2025, Buwang menyebut bahwa ada tiga dinas yang terdampak dari proyek kontraktual yang belum terbayarkan.
"APBD kita sangat bergantung pada APBN. Oleh karena itu, kami merekomendasikan kepada Pemkab Lamongan untuk segera menyelesaikan tunda bayar ini agar tidak menghambat proyek pembangunan, termasuk perbaikan infrastruktur jalan," tuturnya.
Sementara itu, dalam unggahannya, @beritapojoklamongan_official juga mengingatkan warga yang melintas di jalan tersebut untuk selalu berhati-hati, terutama pada malam hari.
"Untuk bolo-bolo yang melewati jalan ini tetap hati-hati dan waspada, kurangi kecepatan ya. Semoga segera mendapat perhatian dan tindak lanjut dari dinas terkait sebelum ada korban," tulis akun tersebut.
Dengan adanya perhatian dari anggota Komisi C DPRD Lamongan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan ini diharapkan ada perbaikan ruas Jalan Modo-Bluluk dapat segera direalisasikan demi keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat. (mmr/hen)
Load more