News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Sidoarjo Cemas Tiga Buaya Besar Muncul di Sungai Kedungpeluk

Tiga ekor buaya besar menampakkan diri di sekitar jembatan sungai Desa Kedungpeluk, Candi, Sidoarjo.
Minggu, 26 Januari 2025 - 16:11 WIB
Tiga Buaya Besar Muncul di Sungai Kedungpeluk
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Tiga ekor buaya besar menampakkan diri di sekitar jembatan sungai Desa Kedungpeluk, Candi, Sidoarjo. Buaya besar tersebut sering terlihat oleh warga yang rata-rata berprofesi sebagai petambak, nelayan maupun warga yang sedang berada di sekitar sungai Desa Kedungpeluk.

Salah satu warga, Fadli (25) mengungkap bahwa buaya tersebut sering muncul sejak seminggu yang lalu. Kemunculannya di tengah sungai malam hari sekitar pukul 22.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tahu pas duduk di pos depan rumah. Pertama kepala buaya tiba-tiba muncul di tengah sungai. Awalnya satu-satu dulu munculnya, kemudian jadi tiga itu," ucap Fadli.

Ia kemudian melaporkan penampakan buaya tersebut kepada keluarganya, kemudian tersebar hingga tetangga sekitar, yang akhirnya menjadi tontonan warga.

"Sama orang tua saya di senter kelihatan jelas buayanya, terus tetangga sekitar semua ramai-ramai melihat semua bawa senter, nggak ada yang mengabadikan karena warga semua fokus ngelihat," jelasnya.

"Munculnya itu lima menit, terus tenggelam, terus lima menit, tenggelam lagi. Datangnya dari arah utara semua ketiganya, mereka bertemu di tengah sungai tabrakan, lalu yang satu pergi ke selatan jembatan," imbuh Fadli.

Menurutnya, tiga buaya yang muncul itu berukuran antara empat sampai lima meter, dua buaya berwarna hitam, sedangkan satu buaya berwarna kuning. Meski tergolong binatang buas, namun sosok buaya tersebut tidak mengganggu warga.

"Tidak pernah mengganggu warga, warga juga tidak mengganggu mereka. Pernah satu kali itu masuk ke kolam lele milik petambak, tapi petambak itu pasrah, karena yang punya yakin kalau kolamnya dimasukin buaya, akan datang rizki," ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh warga setempat lainnya, Udin (38) yang membenarkan adanya kemunculan buaya tersebut, dari pengamatannya buaya kerap terlihat di sekitar tambak dan pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Buaya muncul di sungai depan rumah. Munculnya lama dari pukul 22.00 WIB sampai 23.30 WIB, sering munculnya itu malam, kalau siang jarang. Tapi diam saja di pinggir sungai," terangnya.

Ia melanjutkan, buaya tersebut keluar saat waktu mencari makan. Karena pernah setelah diberi makan ikan mujaer, buaya tersebut memakannya dengan lahap.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT