News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Pelaku Curanmor Pasuruan Ditembak Polisi di Surabaya, Dua Pelaku Kabur Diburu

Satreskrim Polrestabes Surabaya terus memburu para pelaku curanmor. Terbaru, tiga tersangka dari jaringan Pasuruan diringkus, dua sisanya masih diburu alias DPO
Jumat, 24 Januari 2025 - 19:10 WIB
Tiga Pelaku Curanmor Pasuruan Ditembak Polisi di Surabaya, Dua Pelaku Kabur Diburu
Sumber :
  • zainal arifin

Surabaya tvOnenews.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya terus memburu para pelaku curanmor. Terbaru, tiga tersangka dari jaringan Pasuruan diringkus dengan hadiah timah panas sementara dua sisanya masih diburu alias DPO.

AKBP Aris Purwanto Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan, ketiga pelaku yang masih berusia 19 tahun itu adalah ER, MU, dan FR yang merupakan seorang residivis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga pelaku itu spesialis mobil L 300 dan motor yang beraksi di wilayah Gunung Anyar pada 29 November 2024 dan Wonokromo pada 22 September 2024.

“Pelaku sudah melakukan pencurian roda empat dua kali dan roda dua dua kali,” kata Aris saat jumpa pers di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (23/1/2025).

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku ini berangkat dari Pasuruan kemudian mencari sasaran di wilayah Surabaya. Tersangka FR berperan mencari sasaran dan mengawasi lokasi, sedangkan ER dan MU sebagai joki kendaraan hasil curian.

Sementara peran eksekutor mencuri kendaraan dilakukan SBR yang menjadi DPO bersama MT yang berperan sebagai penadah. Polisi juga mendalami jaringan ini untuk mengungkap kasus curanmor lain di wilayah Surabaya.

“Saat di Jalan Gunung Anyar Sawah Surabaya, SBR melihat mobil pick up sedang diparkir di depan rumah dan kondisi sepi. Setelah memastikan kondisi aman, SBR mendekati mobil pick up tersebut. Jarak waktu satu menit kemudian, FR melihat SBR mendorong mobil sebentar dan tidak lama kemudian SBR langsung menyalakan mobil tersebut dan langsung membawa kabur melalui jalur bawah,” jelasnya.

Tak berhenti sampai di situ, para pelaku ini juga membawa senjata tajam jenis celurit dan bom bondet saat menjalankan aksinya. Aris menyebut barang itu untuk berjaga-jaga apabila ada korban melakukan perlawanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bondet dan sajam mereka bawa apabila korban melakukan perlawanan. Tapi sampai saat ini di wilayah Surabaya belum ada korban kekerasan,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 363 KUHP Ayat (4e) dengan hukuman penjara paling lama tujuh tahun (zaz/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT