News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tersesat di Hutan Gunung Wilis Madiun, 20 Pendaki Komunitas Hiking Diselamatkan Warga

20 orang pendaki dari komunitas hiking asal Kota Madiun, tersesat dan terjebak di jurang sedalam 100 meter di kawasan hutan lereng Gunung Wilis Kabupaten Madiun
Senin, 20 Januari 2025 - 13:42 WIB
20 pendaki tersesat di Hutan Gunung Wilis
Sumber :
  • tim tvone - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Sebanyak 20 orang pendaki dari komunitas hiking asal Kota Madiun, tersesat dan terjebak di jurang sedalam 100 meter di kawasan hutan lereng Gunung Wilis Kabupaten Madiun, Minggu (19/1).  

Salah satu dari pendaki tersebut berhasil keluar dan pergi ke perkampungan penduduk di Dusun Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, untuk mencari bantuan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marsidi (57) warga setempat yang turut mengevakuasi para pendaki ini mengaku tahu ada pendaki yang tersesat di hutan dari pesan berantai di Whatsap group warga desa dan membutuhkan bantuan. 

“Tahunya dari grup itu, ada pendaki 20 orang terjebak di jurang 100 meter, butuh tali panjang untuk evakuasi,” kata Marsidi usai berhasil mengevakuasi 20 pendaki. 

Kemudian, lanjut Marsidi belasan warga desa setempat dibantu relawan dari PLN yang memiliki peralatan lengkap akhirnya berangkat ke hutan. Kondisi gelap dan hujan lebat sempat menjadi kendala proses evakuasi. 

Bahkan warga sempat salah mendatangi lokasi karena lantaran informasi yang simpang siur. Hingga akhirnya warga menemukan 20 pendaki itu tersesat di dasar jurang yang ekstrem. 

“Kita datangi jurang sebelah barat tidak ketemu, lalu kita sisir jurang sebelah timur ternyata ada dan lokasinya sangat beresiko di bawah jurang 100 meter,” imbuhnya. 

Setelah dua jam lamanya proses evakuasi, 20 pendaki dari komunitas hiking tunak-tunuk asal Kota Madiun itu pun berhasil diselamatkan. Para pendaki tersebut dievakuasi ke sebuah gereja di desa setempat untuk mendapatkan perawatan, karena sebagian sempat kejatuhan bebatuan dari atas bukit.

Sementara itu, Tiong Hien (60) Ketua Komunitas Hiking Tunak-tunuk mengaku awalnya sebanyak 20 orang anggota yang terdiri dari laki-laki dan perempuan mayoritas sudah usia di atas 50 tahun ini rencananya hendak ke air terjun Denun dengan berjalan kaki menyusuri hutan dan alam bebas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat di tengah perjalanan, jalur yang biasa dilalui sudah berubah dan tertutup oleh semak-semak. Mereka pun berinisiatif untuk mencari jalur alternatif yang lain dengan membuka jalur baru. 

“Kami jalan dari bawah ke atas menuju Dusun Jajar tapi rute biasanya itu tidak bisa dilewati, jadi kami memutar arah ke barat sekitar 100 meter,” terang Tiong Hien. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT