News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Langganan Banjir, Warga Berharap Bupati Jember Mampu Atasi Banjir Mangli

Lagi-lagi jadi langganan banjir di musim hujan. Banjir kerap melanda lingkungan Karang Mluwo dan Krajan, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember
Senin, 20 Januari 2025 - 11:43 WIB
Banjir di Jember
Sumber :
  • tim tvone - sinto sofiadin

Jember, tvOnenews.com - Lagi-lagi menjadi langganan banjir di musim hujan. Banjir kerap melanda lingkungan Karang Mluwo dan Krajan, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. 

Sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK) di Karang Mluwo dan 6 KK di Krajan terdampak. Ketinggian air yang mencapai lebih dari 60 cm membuat warga kesulitan beraktivitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lurah Mangli, Deny Hadiatillah mengungkapkan, bahwa hujan deras meski sebentar dapat memicu banjir. Durasi hujan kurang dari 4 jam saja bisa menimbulkan genangan.

Genangan air bisa mencapai 30 cm dan masuk ke rumah warga. Ini terjadi hampir setiap hujan deras,” ujar Deny.

Deny menjelaskan beberapa titik banjir berada di kawasan perumahan. Pihaknya bersama warga dan relawan rutin membersihkan sumbatan aliran air.

“Kerja sama dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk mengatasi akar masalah banjir di Mangli,” tambahnya.

Warga setempat, Susanto (62), menyebut kondisi banjir kali ini lebih parah dibanding sebelumnya. Ketinggian air meningkat drastis dibanding tahun-tahun lalu.

“Dulu air tidak separah ini. Sekarang, banyak perabotan yang rusak, termasuk milik anak saya,” ungkap Susanto.

Susanto berharap pemerintah segera memberikan bantuan berupa kasur, bantal, dan perlengkapan lain yang diperlukan warga terdampak.

Hal senada disampaikan Budi (50), warga lain yang meminta pemerintah serius menangani masalah banjir di Mangli.

“Warga ingin solusi agar Mangli aman dari banjir, terutama saat musim hujan,” ujar Budi.

Budi menambahkan, tersumbatnya saluran air memperburuk kondisi banjir di daerah tersebut. Ia menyebut, sedimentasi dan sampah menjadi penyebab utama. 

“Saluran air banyak yang tersumbat. Irigasi juga tidak lancar karena ada endapan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hady, warga lain juga mengungkapkan jika setiap bupati yang memimpin Jember belum mampu memberikan solusi agar lampunya bebas dari banjir. 

"Setiap hujan turun, kami selalu was-was dan khawatir banjir datang lagi. Ketakutan kami sewaktu-waktu banjir parah datang," kata Hady. 
Warga berharap pemerintah segera menurunkan tim untuk mengatasi banjir tahunan ini dan memberikan solusi jangka panjang bagi warga Mangli. (sss/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT