News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria asal Blitar Jadi Korban Gendam, Motor dan Barang Berharga Dibawa Kabur di Sidoarjo

Nasib apes menimpa seorang pria asal Kabupaten Blitar. Motor miliknya dibawa kabur setelah seorang pria menepuk pundaknya. Arif Rahman menjadi korban gendam.
Minggu, 19 Januari 2025 - 16:26 WIB
Honda Beat warna hitam nopol AG 2522 PC.
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Nasib apes menimpa seorang pria asal Kabupaten Blitar. Motor miliknya dibawa kabur setelah seorang pria menepuk pundaknya. Arif Rahman menjadi korban gendam.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Raya Porong lama, malam. Motor korban yang dibawa kabur oleh pelaku yakni Honda Beat warna hitam nopol AG 2522 PC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemilik motor, Arif Rahman menuturkan, saat itu dirinya dalam perjalanan dari Surabaya ke Sidoarjo melalui Jalan Raya Porong lama sekitar pukul 21.00 WIB. Dia mengendarai motor tersebut sendirian.

"Saya mau pulang ke Blitar, sering Pulang Pergi (PP) Surabaya-Blitar. Biasanya pulang sama istri saya tengah malam, ini kebetulan pulang sendiri," ujarnya.

Menurut pria 28 tahun tersebut, saat itu dirinya tengah berkendara santai. Dia hanya fokus melihat jalan depan, rupanya sudah ada dua pelaku yang mengikutinya, namun dia tak menyadari.

"Pas di depan tanggul Lumpur jalan raya Porong Alama itu dari belakang ada yang menepuk sangat keras. Kemudian saya sudah tidak ingat apa-apa lagi. Pas ingat sudah di pinggir jalan," keluhnya.

Dari situ, dia mendadak hilang ingatan. Selang beberapa menit kemudian, dia pun sadar, namun sepeda motor beserta barang berharga miliknya raib dibawa kabur dua pelaku.

"Saya hanya ingat mereka (pelaku, red) boncengan dua orang dan pakai helm. Yang dibawa kabur sepeda motor, STNK, dompet berisi uang tunai sekitar Rp700 ribu, tiga ATM BCA, dan KTP," paparnya.

Lebih lanjut, masih kata Arif, pelaku hanya menyisakan tas berisi pakaian dan helm saja. Hingga kini, kondisinya masih mengalami shock dan trauma akibat kejadian tersebut. Dia pun melanjutkan perjalanan ke Blitar menggunakan bus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kapolsek Porong, Kompol Hery Setyo Susanto mengatakan, pihaknya belum menerima laporan dari korban. Namun, kejadian tersebut akan tetapi ditindaklanjuti.

"Belum ada, masih kita koordinasikan," tandasnya. (khu/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT