GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyakit Mulut dan Kuku di Nganjuk Mengkhawatirkan, 364 Ekor Sapi di 14 Kecamatan Positif PMK

Penyakit Mulut dan Kuku yang menyerang hewan ternak sapi di Kabupaten Nganjuk terus meningkat secara signifikan.
Selasa, 14 Januari 2025 - 11:17 WIB
Penyakit Mulut dan Kuku di Nganjuk Mengkhawatirkan
Sumber :
  • tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Penyakit Mulut dan Kuku yang menyerang hewan ternak sapi di Kabupaten Nganjuk terus meningkat secara signifikan. Wabah virus PMK yang sebelumnya menyerang hanya di lima kecamatan, kini merebak menjadi 14 kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

Sebaran virus PMK di Kabupaten Nganjuk terus meningkat dikarenakan pihak Pemerintah Daerah khususnya Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk belum bisa melakukan upaya pencegahan, yaitu vaksinasi, pasalnya hingga saat ini Pemda belum menerima suplai vaksin dari Pemprov Jatim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Disnakkan Nganjuk Siti Farida mengaku, pihaknya belum bisa melakukan upaya vaksinasi PMK. Karena belum ada suplai vaksin dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
 
Siti Farida mengatakan, saat ini kasus penyakit mulut dan kuku terus meningkat. Dari laporan yang masuk ada 364 ekor terjangkit virus PMK, 315 ekor positif PMK, 6 ekor dipotong paksa dan 1 ekor mati.

Menurut Siti Farida, sebaran virus PMK awalnya hanya di lima kecamatan dan itu terjadi di Kecamatan Brebek, Sawahan,Wilangan, Ngetos dan Loceret. Saat ini di awal tahun 2025 meningkat menjadi 14 kecamatan.

"Kecamatan yang terbaru masuk data serangan PMK yaitu Bagor, Baron, Gondang, Ngronggot, Rejoso, Sukomoro, Tanjunganom, Pace, dan Kecamatan Prambon," ujar Siti Farida. 

Kabid Peternakan dan Perikanan Disnakkan Nganjuk mengungkapkan, rincian sebaran virus PMK yakni Kecamatan Bagor ada 9 kasus, Baron 43 kasus, Brebek 19 kasus, Gondang 8 kasus, Loceret 40 kasus dan Ngetos 8 kasus.

Lanjut Siti Farida, untuk Kecamatan Ngronggot 97 kasus, Ngronggot Rejoso 13 kasus, Sawahan 5 kasus, Sukomoro 8 kasus, dan Tanjunganom 26 kasus.

"Selanjutnya di Kecamatan Wilangan terdapat 21 kasus. Di Kecamatan Pace terdapat 10 kasus. Sementara di Kecamatan Prambon ada 34 kasus,"  tambah Siti Farida.

Ia juga menambahkan, dari 14 kecamatan di Kabupaten Nganjuk hanya 6 kecamatan yang tidak ada kasus PMK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi sejauh ini, PMK telah menyebar di 14 kecamatan di Kabupaten Nganjuk. Hanya ada 6 kecamatan yang tidak terpapar wabah PMK," kata Siti Farida.

Disisi lain Siti Farida mengungkapkan sampai saat ini belum ada alokasi vaksin dari pemerintah pusat. Pihaknya masih terus menunggu suplai vaksin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT