News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Perayaan Imlek, Warga Tionghoa Borong Atribut Imlek dan Alat Sembahyang di Pasar Atom Surabaya

elang perayaan Tahun baru Imlek, Mall Pasar Atom Surabaya menjadi salah satu tujuan utama para pemburu pernak-pernik khas Imlek
Jumat, 10 Januari 2025 - 13:14 WIB
Jelang Perayaan Imlek
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com – Jelang perayaan Tahun baru Imlek, Mall Pasar Atom Surabaya menjadi salah satu tujuan utama para pemburu pernak-pernik khas Imlek, khususnya warga tionghoa dari sejumlah wilayah di Jawa Timur. Koleksi dekorasi Imlek yang beragam dengan harga terjangkau menjadi alasan warga tionghoa luar kota Surabaya datang ke Pasar Atom demi memenuhi kebutuhan hari raya sekaligus perayaan tahun baru Imlek.

Sujani, pedagang Sentosa Florist yang khusus berjualan pernak-pernik Imlek mengungkapkan, pembatalan kenaikan pajak sebesar 12% oleh pemerintah membawa angin segar bagi pedagang dan pembeli, sehingga perayaan Imlek di tahun 2025 lebih ramai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kenaikan pajak yang batal itu sangat membantu. Harga barang jadi bisa ditekan lebih murah, pembeli senang, dan toko kami jadi lebih ramai,” ujar Sujani dengan penuh semangat.

Antusiasme masyarakat terhadap perayaan Imlek tahun ini tampak luar biasa. Sujani menjelaskan bahwa berbagai pernak-pernik seperti dekorasi bermotif ular sesuai shio tahun ini hingga amplop angpao menjadi incaran utama warga Tionghoa .

Barang-barang ini selalu dicari karena tradisi memperbarui dekorasi rumah saat Imlek yang sudah mengakar kuat.

“Tahun ini penjualan sangat ramai. Bahkan pembeli dari luar kota seperti Samarinda datang jauh-jauh untuk belanja di sini. Mereka menganggap koleksi kami paling lengkap,” tambah Sujani.

Pasar atom sebagai Pecinan tertua di Nusantara menjadi daya tarik bagi masyarakat Tionghoa dari luar kota Surabaya yang akan merayakan Imlek untuk berburu hiasan Imlek hingga anggpao, untuk dibawa mudik pulang kampung di daerahnya seperti di Kalimantan Sulawesi hingga Nusa Tenggara.

Aming, salah satu warga Tionghoa asal Berau Kalimantan Utara mengaku sengaja datang ke Surabaya karena koleksinya lebih lengkap dan lebih murah .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski daerahnya Berau lebih dekat untuk berbelanja ke wilayah Kuching Malaysia, dirinya tetap memilih berbelanja di Surabaya karena ongkos kirimnya lebih murah dan cepat

“Harga yang terjangkau menjadi piliham utama buat kami warga Kalimantan di samping harganya lebih murah dibanding Jakarta dan Kuching Malaysia. Pengirimannya dari Surabaya lebih cepat bisa sehari lewat jalur paket udara,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT