News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tersengat Listrik Pengairan, Petani di Ponorogo Meregang Nyawa

Seorang petani warga Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik untuk mesin pompa pengairan sawah di areal persawahan milik sendiri.
Rabu, 8 Januari 2025 - 14:30 WIB
Tersengat Listrik Pengairan, Petani di Ponorogo Meregang Nyawa
Sumber :
  • tvone - aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com — Seorang petani warga Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik untuk mesin pompa pengairan sawah di areal persawahan milik sendiri. 

Korban Katemo (50) pertama kali diketemukan oleh petani lainnya yang saat itu akan melihat sawahnya yang berada di sekitar sawah milik korban. Saat ditemukan korban Katemo dalam posisi tergeletak tidak bernyawa dan di sekitar korban terdapat kabel untuk pengairan sawahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Sawoo, AKP Joko Suseno, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan korban meninggal dunia diduga karena tersengat aliran listrik di area persawahan milik korban Katemo (50) di Desa Tempuran masuk wilayah hukum Polsek Sawoo, Polres Ponorogo.

"Kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB. Laporan masuk, pihaknya bersama petugas dan tim inafis terjun di tempat kejadian perkara (TKP)," ujarnya.

Barang bukti yang berhasil di amankan petugas, 1 kabel engkel aliran plus warna hitam panjang ± 1,5 meter.

Kronologis kejadian dan keterangan dari beberapa saksi lanjut AKP Joko Suseno, sekira pukul 12.00 WIB saksi Toha pada saat  mencari rumput disawah miliknya dan melihat orang tergeletak di Sawah. 

Karena curiga, selanjutnya saksi Toha mengajak saksi Dwi Siswanto dan Saksi Tukiran yang pada saat itu berada di Kandang ayam tidak jauh dari lokasi sawah. 

"Setelah dilakukan pengecekan, dapat dipastikan korban Katemo dalam posisi tergeletak, tangan kanan memegang seutas kabel dan dalam keadaan meninggal dunia," terangnya. 

Kabel tersebut terdapat aliran listrik yang menghubungkan Pompa air yang dipergunakan untuk irigasi sawah. Atas kejadian tersebut, selanjutnya saksi  Dwi Siswanto melaporkan ke Kepala Desa Tempuran dan diteruskan ke Polsek Sawoo. 

Sementara itu dari hasil Indentifikasi dan pemeriksaan medis pada korban didapat, tinggi badan 157 cm, terdapat luka bakar pada jari manis sebelah kiri, terdapat luka bakar pada sela ibu jari dan jari telunjuk, terdapat luka bakar di lengan kiri diatas pergelangan tangan, terdapat lebam hitam pada leher sebelah kiri efek setruman listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari hasil otopsi luar team medis Puskesmas Sawoo tersebut diatas menyimpulkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan/kekerasan pada tubuh korban jadi korban meninggal dunia diduga karena tersengat aliran listrik," ucapnya.

Selanjutnya jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihaknya juga menghimbau kepada para petani untuk berhati-hati dalam menggunakan listrik di areal persawahan apalagi saat musim penghujan atau disaat proses tanam padi. (asn/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT