News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelajar di Jombang Pilih Bermain Burung Merpati saat Liburan Sekolah

Pelajar di Desa Glagaha, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, menunjukkan pilihan yang berbeda untuk mengisi waktu liburan sekolah, bermain dengan burung merpati
Minggu, 29 Desember 2024 - 20:49 WIB
Isi liburan, bermain burung merpati
Sumber :
  • Tim tvone - Rohmadi

Jombang, tvOnenews.com - Di tengah maraknya penggunaan gadget oleh generasi muda, pelajar di Desa Glagaha, Kecamata Perak, Kabupaten Jombang, menunjukkan pilihan yang berbeda untuk mengisi waktu liburan sekolah.

Alih-alih bermain game online atau menghabiskan waktu di depan layar, banyak dari mereka justru memilih hobi yang lebih tradisional dan menemukan kesenangan dengan bermain burung merpati

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama liburan sekolah, pelajar di Dusun/Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang, sering terlihat berkumpul di halaman rumah untuk bermain burung merpati. 

Hobi sederhana ini ternyata mampu menciptakan kegembiraan dan interaksi sosial yang bermakna bagi mereka. Di tengah derasnya arus teknologi, para siswa yang rata-rata duduk di bangku sekolah dasar menemukan kepuasan dalam menerbangkan burung-burung peliharaannya.

Nizam, salah satu siswa Madrasah Ibtidaiyah di Glagahan, mengatakan bahwa bermain burung merpati sudah menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari di desanya. 

Setiap hari libur, ia dan teman-temannya menghabiskan waktu bersama untuk melemparkan burung merpati ke udara, lalu menyaksikan dengan penuh antusias saat burung-burung itu terbang dan kembali.

“Kami main burung merpati untuk mengisi liburan, bukan main gadget. Asyik banget, karena bisa berkumpul sama teman-teman dan senang-senang,” kata Nizam dengan senyum, Minggu (29/12).

Kegiatan ini bukan hanya menyenangkan, tetapi juga memiliki unsur edukatif. Anak-anak dilatih untuk lebih bertanggung jawab dalam merawat burung-burung peliharaannya. Setiap hari, mereka harus memberi makan, melatih, dan merawat burung-burung merpati agar selalu siap untuk bermain

“Selain diberikan makan yang cukup, biasanya juga saya mandiin dan dijemur,” ungkapnya.

Bermain burung merpati juga menjadi cara bagi para pelajar untuk menghindari kecanduan gadget, yang semakin mengganggu kesehatan dan kehidupan sosial anak-anak di era modern. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah tekanan teknologi yang semakin tinggi, pilihan untuk bermain di luar rumah dan berinteraksi dengan teman-teman menjadi alternatif yang positif bagi perkembangan mereka.

Bagi masyarakat di desa tersebut, bermain burung merpati adalah bentuk penghargaan terhadap kegiatan tradisional yang kaya akan nilai sosial dan budaya. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT