News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belasan Siswa dan Satu Guru Terkonfimasi Positif Covid-19, Sekolah Diliburkan Sementara 

SMAN 1 dan SMAN 3 Pamekasan, Madura, menjadi klaster Covid-19, setelah belasan siswa dan satu orang guru terkonfimasi positif Covid-19. 
Kamis, 17 Februari 2022 - 18:56 WIB
belasan siswa SMAN terpapar Covid-19
Sumber :
  • tim tvone - verros

Pamekasan, Jawa Timur - SMAN 1 dan SMAN 3 Pamekasan, Madura, menjadi klaster Covid-19, setelah belasan siswa dan satu orang guru terkonfimasi positif Covid-19. 

Belasan siswa positif Covid-19 pasca dilakukan sistem pembelajaran tatap muka sejak dikeluarkannya surat dari Kemendikbud RI bagi wilayah yang masuk PPKM level 3 bisa melakukan pembelajaran tatap muka atau PTM. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Penanganan Covid-19 RSUD Smart Pamekasan, dr Syaiful Hidayat mengatakan, gelombang Covid-19 saat ini di Pamekasan mulai naik. Terbukti ada 14 siswa di SMAN 3 Pamekasan terkonfirmasi positif dan di SMAN 1 ada 2 siswa serta 1 guru juga terkonfirmasi positif Covid-19. 

"14 siswa di SMN 3 terkonfirmasi positif Covid-19 hasil tracing oleh dinas kesehatan dan di SMAN 1 Pamekasan setelah dilakukan tracing dari 11 siswa, 2 siswa dan 1 guru terkonfirmasi positif Covid-19," kata dr Syaiful Hidayat, Kamis (17/02/2022). 

Memurut dr Syaiful, belasan siswa dan satu guru yang positif saat ini sudah menjalani isolasi mandiri. 

"Akibat dari belasan siswa yang postif, pihak Dinas Kesehatan Pamekasan saat ini melakukan tracing kepada orang- orang yang sempat kontak erat dan merekomendasikan kepada Dinas Pedidikan dan Kebudayaan Pamekasan untuk meliburkan sementara," terangnya. 

Dr Syaiful meminta kepada masyarakat Pamekasan untuk tetap disiplin penerapan protokol kesehatan. Karena dari gelombang satu hingga gelombang kedua saat ini banyak warga yang terpapar Covid-19. 

"Saya harap masyarakat jangan lengah, tetap disiplin Prokes. Saya memprediksi gelombang ketiganya nanti lebih parah lonjakan yang terpapar Covid-19, bisa lebih dari omicron," tandasnya. 

Sementara Kepala Sekolah SMAN 1 Pamekasan, Moh Arifin membenarkan dua siswanya dan satu orang guru terpapar Covid-19 pasca dilakukan sistem pembelajaran tatap muka. 

"Di sekolah kami SMAN 1 hanya 3 orang yang terkonfimasi postif Covid-19, namun sudah dilakukan isoman. Kondisinya saat ini sudah mulai membaik dan sehat," ucap Kepala Sekolah SMAN 1 Pamekasan, Moh Arifin saat dikonfirmasi melalu via WhatsApp. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata Arifin, aktifitas di SMAN 1 Pamekasan sementara ini dihentikan dan dilakukan sistem pembelajaran secara daring untuk mencegah penularan terhadap guru dan para siswa lainnya. 

"Pembelajaran siswa masih online sampai Sabtu nanti," terangnya. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT