GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Amankan 103 Orang Dalam Bentrok 2 Kelompok Dari, 17 Orang Positif Covid-19

Aksi mogok kerja buruh PT. Meta Kasa di jalan Rungkut Industri, Surabaya, Jawa Timur, berakhir ricuh. Aksi mogok kerja ini dilakukan sebagai aksi protes karena sebagian buruh dipecat oleh perusahaan tanpa pesangon. 
Kamis, 17 Februari 2022 - 16:32 WIB
Polisi Amankan 103 Orang Dalam Bentrok 2 Kelompok Dari, 17 Orang Positif Covid-19
Sumber :
  • tvone

Surabaya, Jawa Timur - Aksi mogok kerja buruh PT. Meta Kasa di jalan Rungkut Industri, Surabaya, Jawa Timur, berakhir ricuh. Aksi mogok kerja ini dilakukan sebagai aksi protes karena sebagian buruh dipecat oleh perusahaan tanpa pesangon. 

Aksi mogok kerja yang awalnya berjalan damai kemudian berubah menjadi ricuh setelah ada kelompok massa lain yang datang. Menurut koordinator lapangan aksi, Ahmad Husip, "aksi demo mulanya damai dan pada Sembilan pagi tiba-tiba ada preman datang merusak dan memukul. Sebanyak 15 orang dipukuli dan kami tidak melawan bahkan kami memilih untuk membubarkan barikade,"

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas kepolisian dari Polrestabes Surabaya Jawa Timur yang datang ke lokasi, langsung mengamankan kelompok preman yang datang untuk mengacaukan aksi mogok kerja buruh. 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Ahmad Yusep Gunawan memastikan akan berlaku tegas dan adil, dalam menyikapi aksi kedua kelompok massa yang berakhir bentrok tersebut. 

"Kami akan mengusut tuntas semua pihak yang terlibat dalam aksi kejadian ini, baik dari oknum pekerja maupun preman yang terlibat dalam bentrok massal," tegas Yusep. 

Situasi di pabrik PT. Meta Kasa sudah berangsur-angsur kondusif. Polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap 103 preman dan 40 buruh yang diamankan Mapolrestabes Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi juga melaukan tes swab di tempat dan hasilnya ada 17 orang yang berasal dari kedua kelompk massa yang dinyatakan positif covid-19.

"Kami tegaskan akan mengusut para pelaku penganiayaan dan mengusut dalang siapa yang mengerahkan para preman ini sehingga terjadi gangguan keamanan," tegas Yusep.(Zainal Azhari/chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT