News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Imbang Lawan Laos, Suporter Tetap Optimis Menang di Laga Selanjutnya

Laga antara Timnas Indonesia kontra Laos di Grup B Piala AFF 2024 yang digelar di Stadion Manahan, Surakarta, berakhir seri dengan skor 3-3.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 13 Desember 2024 - 11:04 WIB
Nobar Timnas Indonesia Lawan Laos
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Laga antara Timnas Indonesia kontra Laos di Grup B Piala AFF 2024 yang digelar di Stadion Manahan, Surakarta, berakhir seri dengan skor 3-3. Hasil ini membuat pendukung squad Garuda di Surabaya merasa kecewa. Meski begitu mereka akan terus mensupport laga selanjutnya saat melawan timnas Vietnam dan Filipina.  

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia dua kali tertinggal lebih dulu di babak pertama. Gol penyeimbang datang dari aksi Kadek Arel dan Muhammad Ferrari. Pada babak kedua, meski sempat unggul lewat gol kedua Muhammad Ferrari, Laos kembali menyamakan skor lewat aksi Peter Phanthavong di menit ke-77.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Farid Mukarom, salah seorang pendukung tim Garuda yang menonton bareng di Ruang Serbaguna RW 08 Rungkut Mapan Barat, Surabaya, mengungkapkan rasa kecewanya atas hasil seri tersebut.

"Saya jujur saja kecewa dengan hasil akhir ini, tapi kita tidak boleh patah semangat. Masih ada pertandingan melawan Vietnam dan Filipina," ungkap Farid.

Dirinya dan sejumlah warga yang menggelar nobar tersebut menyoroti lini belakang Indonesia yang dinilai rapuh karena sering kehilangan fokus.

 "Lini belakang kita kurang tertata, banyak bola dari Laos yang bisa masuk. Tapi ya, Laos juga mainnya bagus," imbuhnya.

Meski demkian, Farid dan sejumlah warga Rungkut Mapan Barat pecinta bola tetap optimis bahwa Timnas Indonesia bisa bangkit dan meraih kemenangan di laga-laga berikutnya.

"Bola itu bundar. Kita harus optimis bisa menang melawan Vietnam dan Filipina nanti, dan lolos di babak selanjutnya di AFF ini," tandasnya.

Seperti diketahui Timnas Indonesia memulai laga dengan inisiatif menyerang. Namun, kelemahan di lini belakang membuat skuad Garuda harus kebobolan di awal pertandingan. Marselino Ferdinan, yang tampil apik, sayangnya harus diusir keluar lapangan pada menit ke-69 akibat kartu kuning kedua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Shin Tae-yong mencoba mengubah dinamika permainan dengan memasukkan Asnawi Mangkualam, Zanadin Fariz, dan Victor Dethan. Strategi ini sempat membawa hasil positif, tetapi tempo permainan tinggi membuat Indonesia kehilangan momentum.

Menyaksikan performa saat melawan Laos, laga berikutnya melawan Vietnam dan Filipina akan menjadi ujian berat bagi skuad Garuda. Dukungan penuh dari suporter tetap dibutuhkan untuk mendorong tim meraih kemenangan (msi/gol)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT