News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolres Pacitan Ciptakan Alat untuk Lumpuhkan Pelaku Kejahatan, Bentuknya Seperti Jaring Ikan

Sebagai orang yang menyukai  mancing, dirinya sangat terbiasa mengamati karakter ikan. Salah satunya saat binatang laut itu terjebak jaring.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 16 Februari 2022 - 10:17 WIB
Alat pelumpuh penjahat buatan Kapolres Pacitan
Sumber :
  • Agus Wibowo

Pacitan, Jawa Timur - Kapolres Pacitan memiliki inovasi unik alat penangkap pelaku kejahatan. Perangkat sederhana itu bernama Jaring Tongkat Tangguh. Seperti namanya, alat dimaksud berbahan jaring serta tongkat dengan ujung mirip huruf U.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono menuturkan, pembuatan alat tersebut, dilandasi filosofi tersendiri. Sebagai orang yang menyukai  mancing, dirinya sangat terbiasa mengamati karakter ikan. Salah satunya saat binatang laut itu terjebak jaring. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meskipun ukuran fisiknya besar, ikan biasanya tidak akan banyak  bisa  bergerak saat tubuhnya terjerat jaring. Bahkan beberapa organnya yang runcing dan tajam tak bisa lagi digunakan untuk senjata," tutur Wiwit.

Sistem penangkapan tradisional inilah yang akhirnya diaplikasikan untuk memudahkan tugas kepolisian untuk menangani kejahatan. 

Di Pacitan sendiri pengadaannya akan diupayakan hingga tingkat Kepolisian Sektor serta Pemerintahan  Desa.

"12 Polsek di Pacitan bersifat wajib ada. Kalaupun bisa di-break down sampai pada tingkat desa tentu akan lebih baik lagi," lanjut AKBP Wiwit Ari Wibisono. 

Penggunaan Jaring Tongkat Tangguh itu disimulasikan di halaman Mapolres. Seorang pria digambarkan masuk ke halaman Polres. Kemudian Pemuda tersebut menghunus golok. Senjata tajam itu lantas diacung-acungkan ke arah aparat.

Tak butuh waktu lama, aksi nekat pelaku yang mengalami gangguan jiwa itu dapat dilumpuhkan. Bahkan polisi tak perlu mengeluarkan senjata api, untuk menaklukkannya. Petugas cukup menggunakan jaring mirip alat penangkap ikan berdiameter 75 sentimeter yang dirancang sedemiian rupa untu melumpuhkan penjahat, dan penyangga berbentuk huruf U sebagai alat pendukung jaring.

Pelaku yang di perankan Bripda Danang Bagus Pramadani anggota Samapta Polres Pacitan itu menjelaskan, saat terperangkap di dalam jaring, dirinya mengakui tidak dapat bergerak. Saat berontak dia kelelahan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di dalam jaring itu tubuh saya lemah. Tidak bisa leluasa bergerak, tidak memiliki kekuatan, apalagi sebelumnya dilumpuhkan dengan alat letter U. Alat ini sederhana tapi  bagus untuk melumpuhkan pelaku kejahatan. Dan akan kita gunakan saat bertugas," kata Danang.

Inovasi alat tangkap penjahat itu bahkan mendapat apresiasi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta. Pemanfaatan teknologi tepat guna yang diciptakan Polres Pacitan ini  diimbau agar dapat diadopsi di semua satuan kerja lingkup Kepolisian Daerah seluruh Jawa Timur. (Agus Wibowo/act) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT