News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pilkada di Sidoarjo Aman dan Damai, Sejumlah Tokoh Agama dan Pengasuh Ponpes Apresiasi Masyarakat Sidoarjo

Pilkada serentak untuk Gubernur Jawa Timur dan Bupati Sidoarjo berlangsung aman, lancar, dan damai. Kondisi ini mendapat apresiasi dari berbagai tokoh agama.
Rabu, 4 Desember 2024 - 11:36 WIB
Pilkada di Sidoarjo Aman dan Damai, Sejumlah Tokoh Agama dan Pengasuh Ponpes Apresiasi Masyarakat Sidoarjo
Sumber :
  • khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak untuk Gubernur Jawa Timur dan Bupati Sidoarjo berlangsung aman, lancar, dan damai. Kondisi ini mendapat apresiasi dari berbagai tokoh agama dan pengelola pondok pesantren di wilayah Sidoarjo.

Meskipun sempat memanas dengan beredarnya berbagai isu di media sosial menjelang pelaksanaan Pilkada pada 27 November lalu, masyarakat Sidoarjo berhasil menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Dari tahap pemungutan suara hingga penghitungan di tempat pemungutan suara (TPS), proses Pilkada berlangsung tertib tanpa hambatan berarti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sidoarjo, H. Idham Chalid, suasana kondusif ini mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menentukan pilihannya.

"Alhamdulillah, pasca Pemilukada kemarin, kita melihat masyarakat Sidoarjo sangat dewasa dan taat aturan dalam menyampaikan hak suaranya," ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh Ketua PCNU Sidoarjo, KH. Zainal Abidin. Ia menyebutkan bahwa partisipasi aktif masyarakat yang tetap menjaga kedamaian adalah bukti nyata komitmen untuk membangun demokrasi yang sehat. 

"Alhamdulillah, pemungutan suara sudah usai. Semua berjalan lancar tanpa hambatan berarti," katanya.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat, Gus Arya Muhammad, juga memberikan apresiasi kepada masyarakat.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Sidoarjo yang telah menjaga suasana aman dan damai selama proses Pilkada. Ini adalah bukti bahwa kita semua bisa hidup berdampingan meski memiliki pilihan yang berbeda," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tahapan Pilkada belum sepenuhnya selesai karena masih menunggu proses rekapitulasi suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU), para tokoh agama dan pengelola pondok pesantren optimis situasi kondusif akan terus terjaga hingga akhir proses Pilkada serentak 2024.

Masyarakat Sidoarjo telah membuktikan bahwa perbedaan pilihan tidak harus berujung pada konflik, melainkan dapat dijalani dengan kedewasaan dan rasa hormat terhadap sesama. Suasana damai ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyelenggarakan pesta demokrasi. (khu/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT