GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ritual Manten Kucing, Tradisi Warga Tulungagung untuk Meminta Hujan di Musim Kemarau

Ada berbagai tradisi unik yang dilakukan warga untuk meminta hujan, seperti warga Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung memiliki ritual unik untuk meminta hujan.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 11 November 2024 - 18:14 WIB
Ritual Manten Kucing
Sumber :
  • tvOne - aris sutikno

Tulungagung, tvOnenews.com — Ada berbagai tradisi unik yang dilakukan warga untuk meminta hujan, seperti warga Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung memiliki ritual unik untuk meminta hujan. Mereka menggelar ritual manten kucing atau ngedus kucing di kawasan Coban Kromo yang kini mengering akibat kemarau panjang. 

Mereka meyakini dengan ritual menyenangkan kucing tersebut dapat mendatangkan hujan, sehingga kebutuhan air warga kembali tercukupi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut warga ritual ini sudah dilakukan sejak zaman dahulu. Tradisi ritual manten kucing ini bermula saat terjadi kemarau panjang di desa tersebut. Seorang sesepuh desa tanpa sengaja mandi dengan kucingnya di kawasan Coban Kromo. Setelah itu turun hujan dan mengakhiri kemarau panjang. Warga yang mengetahui hal tersebut kemudian menjadikan ritual saat kemarau panjang terjadi.

Ritual ini diawali dengan arak-arakan sepasang kucing yang hendak dimandikan. Kucing tersebut dikirap layaknya pengantin lengkap dengan kembar mayang. Setelah diarak kucing dibawa turun ke aliran Coban Kromo. Kepala Desa selaku sesepuh lalu memandikan sepasang kucing tersebut setelah membaca doa. Usai memandikan kucing ritual dilanjutkan dengan menggelar selametan.

Kepala Desa Pelem, Mujialam menjelaskan bahwa acara ini dikhususkan untuk berdoa agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan hujan disaat musim kemarau panjang. Baru tahun ini terjadi aliran air di Coban Kromo mengering saat musim kemarau. Padahal sebelumnya meski musim kemarau namun air di Coban Kromo masih mengalir. 

 "Tujuannya itu untuk meminta hujan. Manten kucing atau ngedus kucing bisa dilaksanakan pada waktu kemarau panjang," ujarnya, 

Ritual ini tidak selalu digelar setiap tahun. Mereka hanya melakukan ritual manten kucing atau ngedus kucing di musim kemarau panjang saja. Selama ini masyarakat desa bergantung dengan aliran air dari Coban Kromo untuk kebutuhan sehari-hari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu air juga digunakan untuk mengairi lahan sawah, namun sejak bulan Juni lalu debit air mulai turun dan mengering.

"Dibanding tahun-tahun sebelumnya, mulai saya nih sampai sekarang tidak ada air cuma tahun ini," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT