GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Long March Lima KM, Ratusan Buruh di Jatim Gelar Aksi Tuntut Kenaikan Upah

Ratusan buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (5/11/2024).
Rabu, 6 November 2024 - 07:12 WIB
Long March Lima KM, Ratusan Buruh di Jatim Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja, Tuntut Kenaikan Upah
Sumber :
  • zainal arifin

Surabaya, tvOnenews.com - Ratusan buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (5/11/2024). Aksi diawali dengan long march sejauh lima kilometer dari Jalan Tunjungan menuju Jalan Pahlawan Surabaya, aksi ini merupakan kelanjutan dari pembacaan putusan uji materi UU Cipta Kerja oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Sekitar 500 buruh yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan sejumlah daerah lainnya, mengawali aksi dengan berkumpul di Jalan Raya Darmo sebelum bergerak menuju kantor gubernur. Mereka menuntut perubahan atas kebijakan yang dianggap merugikan buruh, khususnya terkait dengan UU Cipta Kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris PERDA KSPI Jatim, Jazuli, dalam orasinya menegaskan bahwa UU Cipta Kerja telah melemahkan perlindungan terhadap hak-hak buruh.

“Banyak pasal yang justru merugikan pekerja, seperti yang berhubungan dengan PHK, kontrak kerja yang tidak aman, serta pengurangan pesangon,” kata Jazuli.

Lebih lanjut, Jazuli menyampaikan bahwa kondisi ekonomi yang sedang lesu, dengan deflasi yang terjadi selama lima bulan berturut-turut, memperburuk daya beli buruh. Ia menilai, deflasi tersebut menunjukkan adanya penurunan daya beli yang makin parah, terutama di sektor industri tekstil dan garmen.

Selain menuntut perlindungan bagi pekerja, KSPI Jawa Timur juga mendesak pemerintah untuk menaikkan upah minimum (UMK) sebesar 8-10 persen. Buruh menolak penentuan upah yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023, yang menurut mereka tidak mencerminkan kebutuhan hidup yang layak.

Jazuli menegaskan bahwa aksi ini baru merupakan permulaan, dengan aksi besar-besaran lainnya dijadwalkan pada 5 November 2024 hari ini.

“Kami akan terus menggelar aksi hingga tuntutan kami dipenuhi atau hingga penetapan UMK 2025 diumumkan,” tegasnya.

Ia berharap, di era pemerintah Presiden Prabowo Subianto, dapat memperkuat kebijakan dalam memikirkan nasib upah buruh yang tergolong terendah.zz

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami buruh sangat berharap di era pemerintahan bapak presiden  prabowo Subianto nasib buruh lebih diperhatikan dan kebijakan pemerintah bisa lebih pro rakyat terutama buruh,” tandasnya.

Aksi demontrasi tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi pemerintah akan pentingnya kesejahteraan buruh, yang selama ini merasa terabaikan. Para buruh menuntut agar hak-hak mereka dihormati dan bukan sekadar janji-janji kosong dari pemerintah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Banyak yang menilai ini sebagai momen kebangkitan Ezra setelah cukup lama absen dari Timnas Indonesia
Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Khabib Nurmagomedov ternyata pernah mengajukan permintaan tak lazim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Apakah itu?
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT