News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Keluarga di Kota Mojokerto Luka-Luka Akibat Tertimpa Pohon Tumbang

Satu keluarga tertimpa pohon tumbang di Jalan KH Wachid Hasyim, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Kamis (24/10/2024) saat sedang berboncengan motor.
Jumat, 25 Oktober 2024 - 09:59 WIB
Kondisi korban yang tertimpa pohon tumbang di Mojokerto
Sumber :
  • handi firmansyah

Mojokerto, tvOnenews.com - Satu keluarga tertimpa pohon tumbang di Jalan KH Wachid Hasyim, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Kamis (24/10/2024) saat sedang berboncengan motor. Akibatnya, satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan anaknya yang masih balita mengalami luka-luka.

Peristiwa tumbangnya pohon ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, ketika kondisi cuaca sedang hujan rintik. Saat korban melintas, pohon yang berada di tepi jalan tumbang ke arah jalan, dan menimpa satu keluarga tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisi hujan, angin bertiup agak kencang, dan tiba-tiba pohon tumbang tepat di depan korban," ujar Joko Sutrisno, saksi mata.

Motor dan ketiga korban terpelanting sejauh 10 meter. Korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Jawa Timur untuk mendapat perawatan medis.

"Motor dan korban sempat terpelanting, banyak darahnya. Ada anak kecil juga," imbuh Joko

Korban yang mengalami luka-luka tersebut diketahui merupakan pasangan suami istri dan anaknya asal Lingkungan Trenggilis, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon Ketiganya masing-masing Karniadi (36), Khoiroh Susilowati (35) dan Balita berusia 1 tahun 6 bulan berinisial KA.

Ketiganya mengalami luka-luka. Karniadi mengalami luka di dada, sehingga harus mendapatkan bantuan oksigen, dan Susilowati mengalami patah tulang tangan serta luka di bagian kepala. Sedangkan KA mengalami luka lecet di bagian tubuh dan wajah.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto menyatakan bahwa insiden ini disebabkan oleh angin kencang. Meski demikian, untuk biaya perawatan rumah sakit akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Mojokerto.

"Kami berupaya berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, agar korban biayanya ditanggung oleh pemerintah. Kita jadikan satu kamar, karena ini bapak, ibu dan anak," terang Amin, usai menjenguk korban di IGD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amin mengaku, pihaknya sudah mengantisipasi terjadinya pohon tumbang, dengan melakukan mitigasi kondisi pohon-pohon di Kota Mojokerto. Bahkan, sudah 115 pohon sudah dilakukan pemangkasan.

"Hingga hari ini sudah ada 31 pohon yang kita potong. Karena usia pohon sudah tua dan lapuk," jelasnya. (hfh/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT