GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalan Aspal di Muharto Malang Ambles Selebar 9 Meter Usai Hujan Lebat

Jalan Raya Muharto Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Malang, mengalami ambles sepanjang 9 meter lebar 1,5 meter dan sedalam 1 meter.
Senin, 21 Oktober 2024 - 16:23 WIB
Jalan Ambles
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Jalan Raya Muharto tepatnya di depan gang 6 RT 07 RW 07 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Malang, mengalami ambles sepanjang 9 meter lebar 1,5 meter dan sedalam 1 meter.

Jupri (38) warga Jalan Muharto Gang 6 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing mengatakan, amblesnya aspal ini diduga karena curah hujan yang cukup lama yang terjadi Minggu sore (20/10 kemarin. Sehingga membuat retakan dan cekungan seperti mangkok di tempat amblesnya aspal di Jalan Muharto ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebelum ambles, kemarin itu sekitar pukul setengah empat sore cuma ada retakan. Dan disini (aspal yang ambles) bergelombang jalannya. Membentuk cekungan seperti mangkok," kata Jupri, Senin (21/10).

Lanjut kata Jupri, amblesnya aspal ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, Senin (21/10) pagi.
Menurutnya, amblesnya aspal ini disebabkan saluran air yang jebol dan menyebabkan terjadinya peristiwa ini. 

"Sekitar setengah enam pagi amblesnya, tidak ada korban. Kemarin itu jam 23.00 WIB, masih bisa dilewati oleh mobil. Mungkin saluran air itu kayaknya sudah rusak, sudah lama ini," bebernya.

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang merespon cepat terkait dengan amblesnya aspal di Jalan Muharto.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto langsung meninjau lokasi amblasnya aspal tersebut.

"Aspal yang ambles ini merupakan saluran drainase yang berada di Jalan Muharto dan yang ambrol ini bukan jalannya ya, tetapi saluran drainase-nya," kata Dandung.

Diungkapkan Dandung, saluran drainase yang berada di Jalan Muharto ini memang merupakan saluran drainase yang lama, sehingga menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan amblasnya aspal saluran drainase ini. 

"Drainase yang ambrol ini terbuat dari buis beton dengan diameter 80 centimeter ketebalannya 7-8 meter. Sehingga bisa dibilang aus usia drainase ini," ungkap Dandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambahkan Dandung, pihak DPUPRPKP Kota Malang, akan segera menyelesaikan perbaikan akibat amblesnya aspal di Jalan Muharto ini dan proses perbaikan ini membutuhkan waktu sekitar satu minggu. 

"Kita berharap ini secepatnya bisa selesai dalam 3-4 hari kedepan bisa terselesaikan. Namun kita butuh waktu sekitar 7 hari untuk tingkat kematangannya," jelas Dandung. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT