News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ular Kobra Sembur Bisanya ke Petugas Damkar saat Evakuasi di Situbondo, Kamliadi Nyaris Buta

Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo bernama Kamliadi, nyaris buta karena disembur ular kobra.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 1 Februari 2022 - 09:48 WIB
Ular kobra yang menyerang Kamliadi ditangkap
Sumber :
  • Hery Sampurno

Situbondo, Jawa Timur - Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo bernama Kamliadi, nyaris buta karena disembur ular kobra. Hal itu terjadi saat Kamliadi melakukan evakuasi ular kobra di rumah dan toko (ruko) milik Adelia (42) warga Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo.

Nasib apes yang  dialami Kamliadi berawal saat korban bersama petugas Damkar Kabupaten Situbondo  yang lain, menangkap ular kobra sepanjang lebih dari satu meter di ruko Adelia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai menangkap reptilia tersebut, korban hendak menutup mulut ular dengan menggunakan lakban. Namun tiba-tiba ular kobra tersebut menyerang Kamliadi dengan menyemburkan bisanya. Kuatnya semburan, mengenai pelipis mata korban.

Mengetahui salah satu rekannya  terkena semburan bisa ular kobra, petugas Damkar Situbondo yang lain langsung mengambil alih untuk memegang ular kobra tersebut.

"Saat kejadian saya hendak menutup mulut ular dengan lakban, namun tiba-tiba ular tersebut menyemburkan bisa,"kata Kamliadi, Selasa (1/2/2022).

Menurutnya, begitu terkena semburan bisa ular kobra, dirinya langsung cuci muka dengan menggunakan air mengalir. Namun matanya masih perih dan panas, serta pandangan kabur. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Kamliadi langsung dibawa ke puskesmas setempat oleh rekan rekannya untuk mendapatkan pertolongan selanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ferdi Ujang Kasubag TU UPT Damkar Situbondo mengatakan, memang salah seorang petugas Damkar Situbondo disembur bisa ular kobra, meski demikian proses penangkapan ular berbisa berjalan lancar. 

"Selain itu, kondisi petugas damkar yang disembur ular kobra tersebut sudah kembali normal, setelah mendapat perawatan di puskesmas Asembagus, sementara sang ular langsung dilepasliarkan di kawasan Hutan Taman Nasional Baluran," kata Ujang. (Hery Sampurno/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT