News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebakaran Hebat Landa Hutan Ponorogo, Puluhan Hektar Terbakar Mendekati Pemukiman Warga

Kebakaran lahan dan hutan kembali terjadi di Ponorogo, kali ini puluhan hektar hutan di kawasan hutan perbukitan Tumpak Gerih terbakar.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 9 September 2024 - 11:08 WIB
Kebakaran Hebat Landa Hutan Ponorogo
Sumber :
  • tvOne - aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.comKebakaran lahan dan hutan kembali terjadi di Ponorogo, kali ini puluhan hektar hutan di kawasan hutan perbukitan Tumpak Gerih terbakar.

Kencangnya angin dan banyaknya dahan kering di lokasi kebakaran, mengakibatkan kebakaran semakin meluas bahkan mendekati permukiman warga Dusun Krajan, Desa Menggare, Kecamatan Slahung. Warga yang rumahnya berdekatan dengan kawasan hutan langsung panik dan berjaga jaga agar kebakatan hutan tidak merembet ke rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga yang khawatir tidak mampu memadamkan kobaran api kebakaran hutan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak pemadam kebakaran, kepolisian, BPBD, TNI serta ke perangkat desa. 

Beruntung petugas BPBD dan pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kejadian berhasil memutus jalur api yang akan menuju pemukiman warga menggunakan mobil tangki air. Sejumlah petugas juga memadamkan api dengan menggunakan gepyok manual karena medan yang terjal sehingga suplai air tidak mampu sampai ke lokasi.

Sememtara itu Kepala Desa Menggare, Setyo Budi Utomo, saat dikonfirmasi sejumlah media mengatakan bahwa kejadian terbakarnya hutan yang ada di Gunung Tumpak Gerih ini sudah terjadi sejak siang hari sebelumnya. Namun warga mulai panik ketika api yang awalnya hanya ada di atas gunung, mulai merambat ke pemukiman saat malam harinya.

“Yang terbakar ini sebagian hutan rakyat, sebagian hutan milik Perhutani, ada sekitar 80 hektare lahan hutan yang terbakar,” terang Budi.

Hutan yang terbakar milik Perhutani terdapat tanaman pinus dan sebagian merupakan rimba campur. 

“Untuk penyebab kita tidak bisa spekulasi, yang jelas api muncul dari atas gunung, terus merembet ke bawah,” tegasnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu berdasarkan catatan pihak desa pada musim kemarau seperti sekarang ini sumber air warga sudah menipis sehingga warga akan kesulitan mendapatkan pasokan air bersih jika kondisi hutan yang terbakar terus dibiarkan tanpa ada upaya penanaman pohon kembali. (asn/gol) 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT