GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Krisis Air Melanda, Warga Ponorogo Terpaksa Menempuh Jarak 2 Kilometer untuk Mendapatkan Air Bersih

Dampak kekeringan karena musim kemarau di Ponorogo kini semakin dirasakan warga Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 5 September 2024 - 09:00 WIB
warga Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo
Sumber :
  • tvOne - aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com – Dampak kekeringan karena musim kemarau di Ponorogo kini semakin dirasakan warga Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo.

Ada sebanyak 400an warga dari 120an KK, kini mengalami krisis air bersih karena puluhan sumur galian milik warga surut atau bahkan mengering. Sejak awal Agustus warga harus mengantri untuk mengambil air dari dalam sumur yang masih tersisa airnya, itupun harus menunggu lama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan dari data pihak desa sejumlah sumur pompa air warga sudah tidak mampu lagi untuk menyedot air menuju permukaan. Warga yang sumurnya mengering terpaksa mengambil air dengan berjalan kaki menuju tepian hutan bahkan sejauh 2 kilometer, untuk mengambil air yang sedianya digunakan kebutuhan sehari-hari. 

Menurut Jawar salah seorang warga menuturkan sumur-sumur warga sudah mulai mengering sejak dua bulan kebelakang. Untuk mengatasinya warga terpaksa harus antri untuk mengambil air dibeberapa sumur yang masih tersisa airnya.

“Setiap musim kemarau selalu seperti ini. Kekeringan ini sudah agak lama, sekitar dua bulan kebelakang,” kata Jawar. 

Sementara itu Kepala Dusun Bungur, Desa Munggu Tukimun, mengatakan jika sebenarnya banyak sumur galian yang dibuat oleh warga. Namun sayang, kondisi kemarau panjang seperti sekarang ini hanya ada beberapa sumur saja yang masih tersisa airnya.

“Yang tidak kebagian air ya mencari di hutan, itu pun belum tentu ada, kasian warga sini harus memikul air dari hutan,” tutur Tukimun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya berharap segera ada bantuan droping air untuk membantu warganya dalam pemenuhan pasokan air bersih, karena saat ini warganya banyak yang mengeluh kekurangan air untuk kebutuhan sehari-hari hari, sehingga aktivitas bekerja terganggu karena harus mencari air terlebih dahulu. 

Sementara itu dari data BPBD Kabupaten Ponorogo, baru ada 7 titik kekeringan di Kabupaten Ponorogo yang telah menerima bantuan air bersih, yakni Dusun Jenggring (Duri/Slahung), Dusun Krajan Tengah dan Bedog (Wates/Slahung), Dusun Sukun dan Magersari (Sidoharjo/Pulung), Dusun Dungus (Karangpatihan/Pulung), serta Dusun Klatakan. (asn/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan
Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Menilik daftar juara Proliga dari sektor putra, di mana Samator menjadi tim legendaris karena meraih title terbanyak sedangkan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi bersaing ketat dalam beberapa tahun terakhir.
6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

Real Madrid bersiap rombak besar usai musim mengecewakan. Enam pemain terancam hengkang, termasuk Camavinga yang diminati klub elite Eropa.

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT