News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SGN Luncurkan Program Penguatan Tebu Rakyat dan Benahi Ekosistem Gula, Targetkan 8 Ton Per Hektar

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) anak perusahaan PTPN III (persero) Holding Perkebunan meluncurkan sejumlah program penguatan tebu rakyat
Kamis, 22 Agustus 2024 - 12:14 WIB
SGN Luncurkan Program Penguatan Tebu Rakyat
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Guna memperkuat kapasitas petani tebu agar bisa optimal dalam budidaya dan sekaligus meningkatkan pendapatan, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) anak perusahaan PTPN III (persero) Holding Perkebunan meluncurkan sejumlah program penguatan tebu rakyat. Hal ini untuk mengejar target produktifitas tebu dari 5 ton menjadi 8 ton per hektar.
 
Dengan bergulirnya program Penguatan Tebu Rakyat ini, petani dipastikan mendapatkan bibit yang terbaik, dipelihara dengan cara benar, diberi pupuk sesuai kebutuhan, dan dipanen saat yang tepat. Guna memaksimalkan target tersebut, SGN  bekerjasama dengan  lembaga pembiayaan untuk memperkuat petani. Alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) tersedia bagi petani tebu. Akses kredit bakal difasilitasi SGN dan plafon pembiayaan bisa maksimal.
 
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (persero), Mohammad Abdul Ghani dalam acara peluncuran program Penguatan Tebu Rakyat di Surabaya menyebtukan, ekosistem tersebut yang nanti bisa membantu petani meningkatkan produktivitasnya. Petani tebu saat ini bisa mengakses KUR khusus yang diluncurkan Kemenko Bidang Perekonomian. Program ini tidak lagi dibatasi plafon maksimal Rp500 juta.
 
“Saya terima kasih kepada kementerian yang secara konkret memberikan dukungan, terutama ke petani, dimana kur khusus petani tebu plafonnya sudah tidak ada lagi," terangnya.

Dukungan lain terhadap petani, ada program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (Makmur). Adapula pendanaan dari himpunan bank milik negara (Himbara), asuransi, penguatan sarana produksi dari Petrokimia Gresik, PTPN, RNI dan Bulog. Abdul Ghani menjelaskan produktivitas tebu pada tahun 1930 bisa mencapai 14,7 ton per hektare.
 
Menurut Ghani, saat ini, produktivitas per hektare 5 ton. Diharapkan setelah program tersebut produktivitas bisa 8 ton per hektare. Dari data internal PTPN, kata Abdul Ghani, kalau petani mampu menaikkan produktivitas 5 ton ke 8 ton maka untuk menghasilkan 1 kg HPP gula itu turun dari sekitar Rp9763/kg menjadi hanya Rp6269/kg. Biaya ini sudah termasuk sewa lahan, sehingga bila lahan milik sendiri biaya pokoknya bisa turun.
 
"Jika produktivitas bisa 8 ton per hektare, sekarang gula Rp15.000, uangnya sudah Rp120 juta, kesimpulannya petani mendapat Rp47juta per hektare [bila sewa] kalau lahan sendiri bisa mencapai Rp60 juta," ungkap Ghani.
 
“Produksi tebu 8 ton per hektare dengan asumsi luas lahan tebu 500.000 hektare, secara nasional maka bisa menghasilkan minimal 4 juta ton gula. Artinya untuk mencapai swasembada gula konsumsi itu bukan target yang berlebihan," imbuhnya.
 
Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi menegaskan penguatan ekosistem tebu rakyat ini menjadi salah satu kunci untuk swasembada gula konsumsi terutama pada 2028 nanti. Perseroan sudah menyiapkan KUR khusus kluster tebu.
 
“Pihak kami menyiapkan infrastruktur digital e-tera dimana ini menjadi basik data dari petani dan kepentingan serta kebutuhan petani untuk menuju target 8 ton per hectare. Selain itu, SGN juga menjamin penguatan petani, termasuk bagaimana mengakses pendanaan, operasional di lahan, melakukan penjualan, serta penguatan lain,” papar Mahmudi. (msi/hen)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT