News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepergok Curi Motor Warga Probolinggo, Pemuda Asal Pasuruan Babak Belur Dikeroyok Massa

Seorang pemuda asal warga Pasuruan babak belur dihajar massa karena kepergok hendak mencuri sepeda motor di Jalan Merapi, Triwung Lor, Kademangan, Probolinggo
Rabu, 14 Agustus 2024 - 14:50 WIB
Kepergok Curi Motor Warga Probolinggo, Pemuda Asal Pasuruan Babak Belur Dikeroyok Massa
Sumber :
  • m syahwan

Probolinggo, tvOnenews.com - Seorang pemuda asal warga Pasuruan babak belur dihajar massa karena kepergok hendak mencuri sepeda motor di Jalan Merapi, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo pada Rabu (14/8/2024).

Pemilik sepeda motor Yoga Catur mengatakan, saat itu dirinya bersama rekannya sedang memasang sambungan wifi baru. Ketika itu motor scoopy bernopol N 4549 RX miliknya terparkir hanya berjarak lima meter darinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kaget ya, tiba-tiba melihat motornya yang memang kontaknya tidak saya cabut itu dikendarai oleh pelaku. Spontan saya langsung lari dan menendang pria tersebut, hingga terjatuh ke dalam got," terangnya.

Bahkan korban bersama rekannya yang melihatnya sempat berkelahi dengan pelaku, hingga tak berselang lama warga setempat pun datang membantu korban.

"Sampai akhirnya pelaku pun berhasil dilumpuhkan warga dan langsung dibawa ke Polsek Kademangan. Saat itu pelaku bersama dua rekannya mengendarai sepeda motor honda vario, namun yang satunya ini berhasil lolos melarikan diri," ungkapnya.

Di hadapan petugas kepilisian, pelaku berinisial AH mengaku, baru sekali ini mencuri motor. 

"Beneran pak, sumpah baru sekali ini mencuri motor dan kalau nyopet memang sering pak, itupun di bis," tuturnya.

Pelaku mengaku, ia diajak rekannya yang berhasil melarikan diri itu berinisial I, warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo.

"Saat itu saya sedang main ke rumah I ini, lalu saya hanya diajak keluar sebentar gitu, jadi saya manut saja. Apabila dapat pun, saya juga ndak tahu mau dijual kemana motor itu," imbuhnya.

Pelaku juga mengaku, jika sehari-harinya bekerja sebagai kondektur bis, namun sering kali juga nyambi menjadi copet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau HP hasil copetan, ya saya jual ke orang membutuhkan hp aja, paling besar laku Rp700 ribu," tuturnya.

Hingga kini petugas kepolisian masih melakukan pengembangan di Mapolsek Kademangan bersama barang bukti sepeda motor yang hendak dicuri pelaku. (msn/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT