News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringati HUT RI, Warga Kota Malang Gelar Teatrikal Bumi Hangus Malang

Dalam rangka memperingati HUT RI ke 79, Warga Perumahan Istana Dieng, Jalan Bukit Dieng, Kota Malang menggelar teatrikal dengan judul "Malang Bumi Hangus"
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 12 Agustus 2024 - 23:21 WIB
Warga Kota Malang Gelar Teatrikal Bumi Hangus Malang
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Dalam rangka memperingati HUT RI ke 79, warga Perumahan Istana Dieng, Jalan Bukit Dieng, Kota Malang menggelar teatrikal dengan judul "Malang Bumi Hangus", Minggu (12/8).

Teatrikal ini sebagai upaya mengenalkan sejarah perjuangan warga Malang di kala itu, saat melawan agresi militer Belanda pada tanggal 30 hingga 31 Juli 1947.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teatrikal itu sendiri diawali dengan tentara Indonesia yang membentuk pertahanan dengan karung dan kawat berduri, sebagai upaya menghadang kedatangan pasukan Belanda dari sektor utara kota Malang yang terjadi pada 30 Juli 1947, dan dalam agresi tersebut Belanda berhasil menguasai dan menduduki singosari.

Beberapa kali suara petasan yang diperdengarkan dalam pertempuran itu, sempat membuat warga yang menyaksikan kaget. 

Aksi teatrikal yang turut diperankan warga sekitar. Semakin seru saat adegan pertempuran besar besaran dilakukan guna menghadang kedatangan Belanda yang terus masuk ke Kota Malang.

Di bawah komando Letnan Kolonel Hamid Rusdi, mulai menyusun strategi dengan melakukan taktik Bumi Hangus dengan menghancurkan dan membakar beberapa obyek vital di pusat kota Malang.

Karena kalah dalam persenjataan, akhirnya perlawanan pasukan Letkol Hamid Rusdi dapat dipatahkan oleh pasukan Belanda.

Ratusan warga yang turut menyaksikan teatrikal yang dimainkan warga setempat ini terlihat haru disaat para pejuang kalah dan banyak yang gugur.

Warga yang melihat jalanya teatrikal terlihat senang, ketika pasukan Belanda yang menduduki kota Malang berhasil dikacaukan dan dilemahkan melalui serangan umum pada 11 Januari 1949. 

Pada 2 Desember 1949, melalui serangan besar besaran di sejumlah daerah, termasuk di kota Malang. Lagi-lagi suara ledakan muncul saat adegan peperangan dan membuat warga kaget.

Aksi teatrikal ini pun diakhiri dengan menyanyikan lagu kebangsaan sembari mengibarkan bendera merah putih.

Ketua RW07 Bandulan, Anang Herdiyanto mengaku tidak menyangka acara yang disupport penuh pengusaha property Iwan Kurniawan ini, sangat semarak dan meriah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pak Iwan yang juga warga Perumahan Istana Dieng sempat menyampaikan agar kegiatan ini juga melibatkan warga,” terangnya.

“Ternyata antusias warga sangat tinggi. Mereka datang dengan mengenakan berbagai kostum mulai pakaian merah putih, pakaian adat hingga pakaian tentara. Semakin menarik, karena di acara ini, juga ada Pesona Gondanglegi yang tampil dengan cosplay yang beragam seperti hewan dan sebagainya,” lanjut Anang.    

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT