News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Penyimpangan Anggaran, Kepala Salah Satu Dinas di Pacitan Diperiksa Polisi

Sejumlah kegiatan yang menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024 di Pacitan ramai diperbincangkan. Kegiatan ini digelar oleh salah satu dinas.
Rabu, 24 Juli 2024 - 14:17 WIB
Peserta acara yang dikelola salah satu dinas di Pacitan
Sumber :
  • agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Sejumlah kegiatan yang menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada tahun 2024 di Pacitan ramai diperbincangkan.

Kegiatan yang diduga fiktif tersebut terjadi di salah satu dinas yang baru-baru ini mengadakan kegiatan untuk peningkatan kapasitas karyawan/karyawatinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada program kegiatan yang telah dilaporkan terealisasi tahun 2024 itu, ada kegiatan yang tidak dilaksanakan namun mengeluarkan anggaran.

Hal ini terungkap setelah banyak pegawai yang menjadi peserta dalam kegiatan itu merasa tidak melaksanakan sesuai dengan roundownnya.

Menurut keterangan beberapa peserta, dinas tersebut memang tidak melaksanakan beberapa poin kegiatan yang dimaksud. 

“Ya memang kami mendengar bahwa dari roundown yang sempat beredar itu, ada kegiatan yang dijadwalkan namun tidak dilaksanakan,” jelas pria inisial ADC, sekdin terkait.

“Kegiatan itu sebenarnya sudah terlaksana. Meski demikian ada beberapa poin yang tidak dilaksanakan. Bahkan sampai dengan konsumsi keberangkatan itupun tidak ada,” tambahnya.

Meski sudah diperiksa polisi, hingga saat ini inspektorat  belum memanggil dinas terkait untuk diminta keterangannya, termasuk dugaan penggunaan anggaran lain dan direalisasi anggaran program kegiatan setiap tahunnya.

Pasalnya kepala dinas terkait diduga juga meminta jatah uang sebesar 10 persen dari total anggaran untuk kepentingan pribadi. Tidak hanya itu, berdasarkan informasi jasa event organizer dalam kegiatan itu juga belum terbayar.

Kepala dinas dan pegawainya diminta bertanggung jawab atas penggunaan anggaran pada dinas tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, kegiatan ini merupakan peningkatan kapasitas pegawai parkir dan melibatkan Satlantas Polres Pacitan sebagai narasumbernya.

Penyelenggaraan kegiatan kapasitas karyawan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Malioboro, Jogjakarta selama dua hari pada tanggal 29-30 April 2024 itu, menelan anggaran sebesar Rp250 juta dari pagu anggaran APBD Kabupaten Pacitan. (asw/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT