News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tas Dirampas Anak Punk, Santri Tewas Terjatuh Dari Truk

Gara-gara mempertahankan tas yang akan dijarah oleh gerombolan anak pengamen, dua anak santri terjatuh dari atas truk 1 diantaranya tewas di lokasi kejadian, pada Minggu petang (16/1/2022) sekira pukul 17.00 wib. Beruntung sopir truk dibantu warga berhasil menangkap para pelaku yang kabur membawa barang korban.
Minggu, 16 Januari 2022 - 23:32 WIB
Pertahankan tas yang hendak dirampas anak punk, seorang santri tewas terjatuh dari truk
Sumber :
  • tvOne

Ngawi, tvOne

Gara-gara mempertahankan tas yang akan dijarah oleh gerombolan anak pengamen, dua anak santri terjatuh dari atas truk 1 diantaranya tewas di lokasi kejadian, pada Minggu petang (16/1/2022) sekira pukul 17.00 wib. Beruntung sopir truk dibantu warga berhasil menangkap para pelaku yang kabur membawa barang korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan Subekhan (49) Sopir truk, asal warga Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, sebelum kejadian naas tersebut sempat terjadi keributan di atas truk, tau-tau ada yang terjatuh dari truk.

“ Awalnya itu ada anak pondokan minta naik truk bareng ke Bojonegoro, nah pas di lampu merah anak punk juga naik lalu tukaran (berkelahi), tau-tau yang anak itu ceblok (terjatuh) dari truk. tau ada yang jatuh saya terus berhenti, dua anak punk itu lari trus saya buru akhirnya tertangkap.” Ujar Subekhan.

Sementara, keterangan saksi mata Muhammad Falahudin (17) teman korban Muhammad ANIQ (17) asal Desa Bangunrejo Kecamatan Pangotan Kabupaten Rembang Jawa tengah, dua anak punk itu mau merampas tas korban, lalu terjatuh.

“ tadi itu anak punk ikut naik, saya mau turun terus kita dipegang dilarang turun, tasnya mau dirampas teman saya jatuh dan kita tidak mau diambil tas kita, dua jatuh saya selamat masih diatas.” Jelas Muhammad Falahudin yang masih shock atas musibah yang mereka alami.

Namun keterangan berbeda di utarakan oleh Wahyu zatti, salah satu pelaku perampasan tas yang menyebabkan korban tewas terjatuh. Dia berdalih tidak merampas tas namun malah akan memegang tasnya saat akan terjatuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“ saya tidak tau pak, soalnya saya belum sampai atas. yang narik temen saya hanya mau nyelamatin saja bukan mau rampas, saya tidak berani ambil pak mending nyari uang sendiri saya ngamen.” Dalih Wahyu saat dimintai keterangan polisi.

Awal mula kejadian naas ini adalah tiga orang santri yang akan balik ke salah satu pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bojonegoro dengan numpang truk dari Kediri. Setibanya di lokasi kejadian di pertigaan lampu merah Desa Tawun jalan raya Caruban-Ngawi, ada dua anak punk juga ikutan naik truk yang sama.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT