News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Wanita di Pakis Malang

Tim Satreskrim Polres Malang berhasil membekuk diduga pelaku perampokan dan pembunuhan seorang Pembantu Rumah Tangga yang diketahui bernama Sunik (48) warga Dusun Bugis Gang 9 RT 03 RW 01, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 21 Juli 2024 - 23:11 WIB
Evi alias EW (51) warga Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Tim Satreskrim Polres Malang berhasil membekuk diduga pelaku perampokan dan pembunuhan seorang Pembantu Rumah Tangga yang diketahui bernama Sunik (48) warga Dusun Bugis Gang 9 RT 03 RW 01, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.

"Pelaku seorang wanita bernama Evi alias EW (51) warga Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya," kata Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Saputra, Minggu (21/7).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku berhasil diamankan Tim Satreskrim Polres Malang, pada hari Sabtu (20/7) malam saat bersembunyi di rumahnya.

"Penangkapan pelaku ini, setelah petugas berbekal CCTV disekitar rumah korban, terminal Arjosari hingga Terminal Bungurasih Surabaya," terang Gandha.

Saat ini, Evi sudah dibawah ke Polres Malang untuk dilakukan serangkaian pemeriksaan terkait aksi dugaan melakukan perampokan dan pembunuhan terhadap seorang wanita di Pakis pada hari Selasa (16/7) lusa kemarin.

"Insya’Allah besok rencananya akan digelar pres rilis di Polres Malang," tukasnya.

Pada berita sebelumnya, Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat menerangkan, kini pihaknya masih memburu sosok tamu misterius yang bertamu ke rumah korban sesaat sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

“Kami masih buru tamu misterius, (pencarian) sampai daerah Surabaya,” ujar Gandha saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (20/7) petang.

Gandha menyebut, berbekal CCTV yang ia kantongi sepanjang sekitar rumah korban, Terminal Arjosari hingga Terminal Bungurasih Surabaya. Pelaku diduga berasal dari wilayah Surabaya.

“Kami bergerak menelusuri CCTV sepanjang jalan rumah korban sampai dengan terminal Arjosari Malang hingga Terminal Bungurasih, Surabaya,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hingga saat ini proses pencarian terus bergulir. Polisi menduga kuat bahwa pelaku kini tengah berada di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

“Pelaku di duga berasal dari Surabaya dan saat ini sembunyi di daerah Krembangan Surabaya. Mudah-mudahan dalam waktu 24 jam lagi kita bisa tangkap pelaku,” tukasnya. (eco/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT