News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cari Barang Antik di Aliran Sungai Jabung Malang, Seorang Warga Malah Temukan Bom

Slamet Mumajat (43) warga Pakis, Malang, temukan bom yang diduga masih aktif saat mencari barang antik di aliran sungai Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 15 Juli 2024 - 14:20 WIB
bom yang diduga masih aktif di aliran sungai Kecamatan Jabung
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Slamet Mumajat (43) warga Dusun Tegal Pasangan, RT 1 RW 7, Desa  Pakis Kembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, temukan bom yang diduga masih aktif saat mencari barang antik di aliran sungai Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Tentu saja, penemuan bom ini yang merupakan sisa-sisa peninggalan zaman Belanda dulu, oleh pria yang bekerja sebagai bengkel menggemparkan warga sekitar Dusun Krajan, Desa Jabung, RT 3 RW 2, Kecamatan Jabung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Jabung, AKP Suyatno saat dikonfirmasi awak media mengatakan, kemarin hari Minggu (14/7) sekitar pukul 15.30 WIB, Polsek Jabung telah menerima pengaduan dari masyarakat tentang ditemukannya barang diduga jenis bom.

"Mendapatkan laporan ini petugas piket Reskrim Polsek Jabung bersama piket Sabhara langsung meluncur kelokasi yang dimaksud," terang AKP Suyanto, Senin (15/7).

Lanjut, setelah petugas datang ke lokasi dan ditemui Slamet (saksi) beserta perangkat desa setempat. Mereka melihat satu buah bom jenis torpedo yang diduga masih aktif.

"Petugas melihat satu buah bom torpedo yang diduga masih aktif dialiran sungai dekat jembatan Dusun Krajan. Lalu petugas memasang line police agar warga sekitar tidak mendekati areal tersebut," bebernya.

Temuan bom peninggalan jaman Belanda ini, langsung dikoordinakasi ke Satreskrim Polres Malang, Satsabhara Polres Malang dan Tim Jihandak Brimob Ampeldento Pakis Malang, untuk memindahkan atau mengevakuasi barang tersebut ke tempat yang aman.

"Sekitar pukul 16.15 WIB, petugas gabungan datang ke lokasi dan koordinasi untuk memindahkan bom jenis torpedo yang diduga masih aktif untuk dievakuasi ke lokasi yang aman," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya, tim Jihandak Brimob Ampeldento berhasil mengevakuasi bom ini dan rencananya akan diposal dititik aman yang jauh dari pemukiman warga.

"Atau rencana akan diperiksa di Pindad Turen, dugaannya masih aktif," tukasnya. (eco/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT