News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awali Musim Giling, PG Meritjan Kediri Gelar Ritual Manten Tebu

Manten tebu menandai dimulai musim giling tebu di Pabrik Gula (PG) Meritjan Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 30 Mei 2024 - 14:00 WIB
PG Meritjan Kediri Gelar Ritual Manten Tebu
Sumber :
  • tvOne - muhammad imron

Kediri, tvOnenews.com - Manten tebu menandai dimulai musim giling tebu di Pabrik Gula (PG) Meritjan Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Ritual manten tebu dimulai dengan mengarak batang tebu yang dihias dengan janur, dengan diiringi oleh dayang dan dua kembar mayan menuju kompleks area penggilingan tebu.

Setelah sampai lokasi, kemudian dilanjutkan dengan prosesi tebu diberikan kepada petani yang dilanjutkan diberikan kepada jajaran direksi pabrik gula sebelum dimasukan ke mesin gilingan tebu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ritual menjodohkan sepasang tebu dilakukan PG Meritjan sebagai bentuk doa selamat dan pengharapan agar giling tebu tahun 2024 mampu memenuhi target produksi.

"PG Meritjan Insya’Allah akan giling pada tanggal 22 Juni, untuk kesiapan giling kita bersama semua manajemen dan karyawan sungguh sungguh kompak," Kata Herman General Manager Pabrik Gula Meritjan, Rabu (29/5).

Lanjut Herman, selain sumberdaya manusia juga secara teknis pihaknya sudah disiapkan, bahkan telah melakukan tes performance publik dengan hasil hampir sempurna.

"Mulai dari stasiun gilingan hingga kemasan sudah kita siapkan dengan baik," lanjutnya.

Sementara dari bahan baku tebu, saat ini pabrik gula Meritjan telah melakukan pembinaan kepada ratusan petani tebu untuk menyuplai penggilingan untuk mencapai target 16 ribu ton gula.

"Target produsi di tahun 2024 kita merencana untuk jumlah tebu giling di 223 ribu ton, kalau untuk gula produksi kita mentargetkan di 16 ribu ton, dengan target rendemen kita upayakan maksimal agara nanti kita kita bisa diangka 7,51 persen, sehingga bagi hasil dengan petani jauh lebih besar," imbuhnya.

Sementara upaya untuk meningkatkan produksi PG Meritjan telah memaksimalkan perluasan lahan dalam bentuk program tebu sendiri dengan menggandeng petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terhitung saat ini PG Meritjan telah memiliki lahan tebu di 23 kecamatan baik di Kota Kediri ataupun di Kabupaten Kediri.

"Kita juga telah bekerja sama untuk menambah areal intensifikasi maupun ekstensifikasi. Dengan harga gula yang baik kita berharap bisa menambah di seluruh kecamatan Kota/Kabupaten Kediri dan Nganjuk," pungkasnya. (min/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT