News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Pelaku Teror Penembakan di Tol Sidoarjo – Surabaya Berhasil Dibekuk Polisi

Anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, akhirnya berhasil membekuk 3 pemuda pelaku teror penembakan dengan menggunakan senjata jenis air soft gun.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 27 Mei 2024 - 15:14 WIB
Tiga Pelaku Teror Penembakan di Tol Sidoarjo – Surabaya Berhasil Dibekuk Polisi
Sumber :
  • tvOne - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com - Sempat viral di media sosial dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya pengedara di jalan Tol Sidoarjo - Tanjung Perak Surabaya, anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, akhirnya berhasil membekuk 3 pemuda pelaku teror penembakan dengan menggunakan senjata jenis air soft gun.

Ketiga pelaku tersebut yakni, NBL (20) warga Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, JLK (19) warga Sambi Kerep, Surabaya, dan satu pelaku lagi merupakan anak di bawah umur, berhasil diamankan polisi di rumahnya masing-masing, tanpa adanya perlawanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi meresahkan  para pelaku ini dilakukan di beberapa TKP, diantaranya di KM 758, KM 755, dan KM 748 di tol Sidoarjo - Surabaya, serta satu lokasi lagi berada di jalan raya Babatan Surabaya, dengan korban tukang sampah.

"Di KM 758 korban mengalami penembakan 4 kali, denga luka di bagian bibir dan pelipis mata, sementara di KM 755, korban mengalami luka di bagian wajah. usai melakukan penembakan para pelaku dalam satu mobil ini langsung kabur," jelas Kombes Pol Totok Suhariyato.

Dari kerterangan para tersangka ini, 3 senjata soft gun tersebut dibeli oleh para pelaku melalui toko online shop seharga 5 juta rupiah untuk setiap senjatanya.

"Para pelaku ini merupakan teman, dua diantaranya adalah teman satu kampus, dan untuk senjata yang mereka miliki ini, dibeli dari toko online dengan harga 5 sejuta rupiah," tambahnya.

Saat ini polisi masih mendalami motif para pelaku melakukan teror penembakan. Dari kerterangan sementara, pelaku mengaku iseng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk motif masih kita dalami, tapi sememntara mereka mengaku iseng, dan terobsesi dari game online yang mereka mainkan selama ini," pungkasnya. (sha/gol)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT