News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seekor Biawak Besar Berkeliaran di Dalam Musala, Ditangkap Warga Bangkalan

Warga Desa Kesek, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, dihebohkan dengan seekor biawak besar yang masuk dan berkeliaran di musala
Senin, 6 Mei 2024 - 13:51 WIB
seekor biawak besar berkeliaran di musala
Sumber :
  • tim tvone - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Warga Desa Kesek, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, dihebohkan dengan seekor biawak besar yang masuk dan berkeliaran di musala. Hewan jenis reptil berukuran panjang sekitar satu setengah meter dan berat hampir tiga puluh kilogram itu berada di musala tepat berada di ruangan imam.

Warga yang mengetahui biawak di dalam tempat ibadah, langsung mendatangi dan menangkapnya dengan dibantu jaring yang biasa dipasang di sawah untuk menutup tamanan dari serangan hewan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Choirul Anam, warga sekitar menceritakan, pada saat siang hari terdengar suara pertikaian antara kucing dengan biawak di sebuah rumah. Pertikaian yang membisingkan telinga. Tiba-tiba diketahui kucing melarikan diri dan keluar dari rumah. Sementara predator biawak ini lalu mengejarnya keluar dari rumah.

"Saat itu terdengar suara kucing berbunyi cukup kencang dan terdengar seperti adanya pertikaian. Pertikaian kucing dan biawak diketahui setelah kucing yang awalnya berada di dalam rumah kemudian melarikan diri. Dan saat itu juga biawak mengejar hingga sampai keluar rumah,” tuturnya. 

Lanjut Choirul Anam, kucing dan biawak berada di halaman rumah. Kemudian biawak masuk ke  musala warga. Mengetahui biawak berada di musala kemudian ditangkap dengan bantuan jaring yang dipakai untuk penghalang tanaman dari serangan hewan lain.

"Di musala itu, biawak besar ditangkap warga, lalu hewan ini langsung dibawa keluar dari musala. Besar sekali mas biawaknya. Saya belum pernah melihat biawak yang sebesar ini," jelasnya.

Ia mengatakan setelah biawak tertangkap warga, Chairul Anam mulai sadar, bahwa hewan peliharaannya sebelumnya seringkali hilang tanpa jejak awalnya dikira dimakan ular. Ia menduga hewan lenyap karena dimakan biawak

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Baru-baru ini sekitar sembilan ayam hilang mas. Kemungkinan besar ayam hilang karena dimakan biawak. Kalau biawak yang kecil, sering saya liat berkeliaran di sekitar rumah, tapi biawak yang ditangkap saat ini kondisinya cukup besar mas," ujarnya.

Choirul menuturkan bahwa rumah warga yang seringkali didatangi sejumlah biawak karena lokasinya sangat dekat dengan sungai, sehingga hewan tersebut mudah sekali mendatanginya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT