GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Salah Paham Menahun Berakhir, Kapolresta Banyuwangi Persatukan Warga Pakel dengan Perkebunan Bumisari

Inilah akhir dari kesalahpahaman menahun antara warga Desa Pakel, Kecamatan Licin dengan Perkebunan Bumisari di desa setempat. Sebagai inisiator, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nanang Haryono mempertemukan kedua belah pihak, Rabu (24/4) malam.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 25 April 2024 - 14:05 WIB
Perwakilan warga Desa Pakel, Kecamatan Licin sepakat akhiri kesalahpahaman dengan pihak Perkebunan Bumisari
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Inilah akhir dari kesalahpahaman menahun antara warga Desa Pakel, Kecamatan Licin dengan Perkebunan Bumisari di desa setempat. Sebagai inisiator, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nanang Haryono mempertemukan kedua belah pihak, Rabu (24/4) malam. Disaksikan Camat Licin dan perangkat desa, kedua pihak akhirnya saling berangkulan.

Islah ditandai dengan pernyataan tertulis dari warga Pakel. Isinya, siap menggarap bersama lahan perkebunan sesuai aturan. Pihak perkebunan milik swasta ini juga memberikan sejumlah tali asih kepada warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pertemuan ini mengakhiri perselisihan terkait pengelolaan lahan. Warga pun akan hidup berdampingan bersama pengelola perkebunan.

“Setelah beberapa kali pertemuan, warga Desa Pakel bisa bersandingan dengan Perkebunan Bumisari. Tentunya, ada kerjasama yang saling menguntungkan,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nanang Haryono di hadapan warga.

Banyak keuntungan yang akan didapat warga dengan mengikuti program yang diinisiasi Kapolresta Banyuwangi ini. Selain mendapatkan tali asih sebagai awal kerjasama, warga juga bisa mendapatkan manfaat dari perkebunan. Diantaranya bisa menggarap lahan, bahkan juga bisa bekerja di perkebunan.

Gunawan sebagai pemilik perkebunan Bumisari, menyatakan kelegaannya dengan islah ini.

"Upaya inisiasi dari Pak Kapolres Nanang Haryono ini bagus, sangat bagus. Memperhatikan betul kepentingan perkebunan dan warga, tentu harapannya jalan terbaik yang bisa diambil untuk Pakel yang lebih baik," ujar Gunawan.

Sudah lama warga merindukan bisa bekerja sama dengan kebun, menggarap lahan. Adanya pertemuan ini membuat warga merasa bahagia. Sebab mereka juga bisa mendapat penghasilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertemuan dengan pihak kebun ini menjadi jalan tengah bagi kami. Selama ini warga benar-benar ingin menggarap lahan,” kata Muarif, salah satu perwakilan warga Pakel.

Pada tahun 2018, muncul kesalahpahaman warga Pakel dengan perkebunan. Versi warga, lahan leluhur Desa Pakel masuk dalam garapan hak guna usaha (HGU) Perkebunan Bumisari. Sementara, versi perkebunan, lahan yang digarap sesuai izin HGU yang dikeluarkan pemerintah. (hoa/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA Matchday Maret 2026 Tim ASEAN: Timnas Indonesia Tampil di Level Dunia Hingga Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2027

Jadwal FIFA Matchday Maret 2026 Tim ASEAN: Timnas Indonesia Tampil di Level Dunia Hingga Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2027

FIFA Matchday edisi Maret 2026 akan digelar sepanjang 22 hingga 31 Maret 2026. Sesuai regulasi FIFA, hitungan Ranking FIFA akan berlaku pada maksimal dua pertandingan yang digelar. 
Kisah Hijrahnya Dramatis, Ini 5 Pemain Naturalisasi dan Lokal yang Jadi Mualaf di Indonesia

Kisah Hijrahnya Dramatis, Ini 5 Pemain Naturalisasi dan Lokal yang Jadi Mualaf di Indonesia

Ini deretan pemain naturalisasi dan lokal yang memutuskan menjadi mualaf di Indonesia.
Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?

Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?

VR46 bicara soal kemungkinan pakai motor Aprilia dan tinggalkan Ducati di MotoGP 2027
5 Musuh Besar Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 3 Paling Kontroversial

5 Musuh Besar Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 3 Paling Kontroversial

Siapa saja kelima musuh besar Valentino Rossi di dunia MotoGP? Bahkan ada nomor tiga yang paling kontroversial.
Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool akan bersua Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Liga Champions. Kenapa Steven Gerrard tidak menjagokan The Reds juara?
Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Performa Red Sparks di Liga Voli Korea 2025/2026 mengalami penurunan drastis sejak kehilangan trio penyerang, Megawati Hangestri Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT