News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Lebaran, Wisata Telaga Sarangan Magetan Dipadati Pengunjung hingga Diberlakukan Buka Tutup

Hari ke tiga pasca lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah wisata Telaga Sarangan di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan dipadati puluhan ribu pengunjung
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 14 April 2024 - 14:12 WIB
Wisata Telaga Sarangan Magetan
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Magetan, tvOnenews.com - Hari ke tiga pasca lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah wisata Telaga Sarangan di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan dipadati puluhan ribu pengunjung, Minggu (14/4).

Dari data pihak pengelola Wisata Telaga Sarangan tercatat sebanyak 20 ribu wisatawan menghabiskan liburan lebaran mereka dengan menikmati keindahan alam di lereng Gunung Lawu. Bahkan saking banyaknya pengunjung membuat tempat parkir di Telaga Sarangan over load, sehingga pihak pengelola terpaksa memberlakukan buka tutup pengunjung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Pengelolaan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan, Eka Radityo membenarkan bahwasanya pada hari Minggu ini diprediksi sebagai puncak libur lebaran Idul Fitri, sehingga pengunjung membludak hingga terjadi kemacetan di pintu masuk.

“Memang benar kondisi pengunjung Telaga Sarangan Minggu pagi ini penuh bahkan sampai terjadi kemacetan di pintu masuk (tiket) hingga 1 kilometer,” kata Eka di Telaga Sarangan.

Dari data sementara hingga pukul 12.00 WIB jumlah pengunjung wisata Telaga Sarangan sudah mencapai 20 ribu wisatawan dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dipastikan jumlah tersebut masih terus bertambah hingga Minggu sore yang diprediksi bisa mencapai 22 ribu pengunjung.

Para pengunjung ini adalah para pemudik dan wisatawan lokal yang ingin menghabiskan waktu liburan lebaran mereka sebelum kembali beraktivitas seperti biasa di kota perantauan.

“Hingga pukul 12.00 WIB pengunjung tercatat sudah 20 ribu dan dipastikan masih akan bertambah, sehingga kami terpaksa memberlakukan sistem buka tutup,” imbuhnya.

Kondisi tersebut memaksa pihak pengelola dan kepolisian memberlakukan buka tutup tempat wisata dan dialihkan ke wahana wisata lain yang berada di sekitar Telaga Sarangan dan juga Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Salah satu pengunjung wisata telaga sarangan asal Banyuwangi Arum Nisa (45) mengaku sengaja datang ke Telaga Sarangan bersama suami dan kedua anaknya karena ingin berlibur menikmati keindahan alam dan segarnya udara pegunungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain berselancar menggunakan perahu boat, dirinya bersama keluarga juga akan berwisata ke Candi Ceto yang berada di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan wahana wisata lainnya.

“Sengaja dari Banyuwangi ke Sarangan ini untuk liburan lebaran mas, sama suami dan anak-anak,” terang Arum.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT