News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Empat Desa Wisata di Jatim Akan Terima Bantuan dari KIP Foundation dan Sampoerna dalam Penguatan Community Based Tourism

KIP Foundation sebagai mitra Klinik BUM Desa Provinsi Jawa kembali menggulirkan beberapa program penguatan dan pengembangan desa wisata berbasis BUM Desa.
Jumat, 8 Maret 2024 - 11:38 WIB
Empat Desa Wisata di Jatim Akan Terima Bantuan dari KIP Foundation dan Sampoerna dalam Penguatan CBT (Community Based Tourism) dan Digital Promotion
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Pengembangan pariwisata melalui desa wisata menjadi salah satu usaha yang tengah gencar dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan mempercepat pengentasan kemiskinan, khususnya di kantong-kantong kemiskinan Jawa Timur melalui penguatan ekonomi desa dengan memaksimalkan fungsi BUM Desa.

Kita Indonesia Penggerak (KIP) Foundation sebagai mitra Klinik BUM Desa Provinsi Jawa kembali menggulirkan beberapa program penguatan dan pengembangan desa wisata berbasis BUM Desa sebagai salah satu bentuk pembangunan desa secara terpadu untuk mendorong transformasi sosial, budaya, dan ekonomi desa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahun 2024 ini, program penguatan dan pengembangan desa wisata di Provinsi Jawa Timur mengangkat tema "Penguatan Ekonomi Kreatif dalam Mengembangkan Desa Wisata Berbasis BUMDesa yang berkelanjutan". 

Founder KIP Foundation, Dwi Ariady Kusuma, menuturkan bahwa tema ini dipilih untuk menjawab tantangan masa depan desa wisata yang semakin dinamis, sehingga dibutuhkan formulasi dan pendekatan kreatif serta inovatif agar desa wisata dapat berkelanjutan. Hal ini juga sesuai dengan arahan baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang menginstruksikan bahwa pengembangan desa wisata harus kolaboratif dan inovatif.

"Seiring dengan arahan presiden Indonesia, Kemenparekraf, Kemendes dan Pemerintah Provinsi Jatim, bahwa pengembangan desa wisata ke depan harus mengutamakan kolaborasi dan inovasi, tentu kami merespons ini sebagai suatu tantangan dan peluang tersendiri bagi desa wisata. Pendekatan ekonomi kreatif ini kita ambil sebagai tema utama, tentu karena kita tahu bahwa saat ini ekonomi kreatif menjadi pilar untuk mendongkrak ekonomi yang inklusif, kemudian kita juga dorong melalui digital promotion dan penguatan CBT (Community Based Tourism). Rangkaian program mitra Klinik BUM Desa ini sudah kita mulai dengan kegiatan Workshop Rembuk Nyekrup," ungkap Ari.

Rangkaian program penguatan dan pengembangan desa wisata berbasis BUMDesa di Provinsi Jawa Timur yang akan dilaksanakan hingga Juli 2024 diawali dari Kegiatan ‘Workshop Rembuk Nyekrup’ yang dilaksanakan pada 28 Februari 2024.

Kegiatan ini diikuti 30 tim mitra Klinik BUMDesa Jawa timur, akademisi dari Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Ciputra. Turut hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Dra Susiati, MM, Endah Binawati M.S.P., M.Si. selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa; Khoirul Anwar, CEO Media Times Indonesia; Fauzi Priambodo, Praktisi Branding/CEO Team Work; Baktiar Nur Makmura, Manajer Regional Engagament & Sustainability Sampoerna untuk Indonesia, serta Founder KIP Foundatioan, Dwi Ariady Kusuma.

Baktiar Nur Makmura, Manajer Regional Engagement & Sustainability dalam sambutannya sebagai perwakilan dari Sampoerna untuk Indonesia menyampaikan, hal ini menjadi kehormatan bagi Sampoerna dapat berkolaborasi pada kegiatan hari ini, yaitu "Rembug Nyekrup Program Mitra Klinik Bumdes Jawa Timur dan Akademi Desa Wisata 2024".

Program ini memberikan kesempatan bagi 200 desa wisata peserta untuk dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dari desa. Nantinya akan ada empat desa wisata terbaik yang akan mendapatkan support facility.

Lanjutnya, Baktiar menuturkan bahwa pelatihan dan pendampingan desa wisata ini tidak hanya bermanfaat bagi BUM Desa, tapi juga pelaku UMKM mikro di sekitarnya, sehingga berharap nantinya perputaran ekonomi di desa dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.

“Program ini merupakan kolaborasi antara Sampoerna dan KIP Foundation dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa,” ucapnya.

Baktiar mengungkapkan tantangan utama bagi manajemen desa wisata agar dapat berkembang adalah tata kelola operasional, branding, dan juga pemasaran.

Kegiatan Workshop Program Rembuk Nyekrup dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan bersyukur kepada PT HM Sampoerna, Mitra Klinik BUM Desa dan KIP Foundation yang senantiasa membantu dan mendukung kemajuan desa wisata di Jatim.

Dalam sambutannya, Budi memaparkan tentang Keputusan Menteri PDTT RI No.174 Tahun 2023 tentang status kemajuan dan kemandirian desa di Indonesia dan menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi tertinggi dalam kategori desa mandiri seIndonesia yakni mencapai 2.800 desa mandiri atau setara 24,44 persen dari keseluruhan.

“Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan PT HM Sampoerna, Mitra Klinik BUM Desa dan Akademi Desa Wisata, semoga menjadi awal terwujudnya nawa bhakti satya Jawa Timur nomor tujuh yaitu Jatim berdaya untuk memperkuat ekonomi berbasis BUM Desa,” tambahnya.

Lanjutnya, Budi menjelaskan bahwa dari yang ia dapatkan, Provinsi  Jawa Timur penyumbang perekonomian terbesar kedua di pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 24,99 persen.

Direktur Program, Nova Hariyanto menyampaikan, bahwa program penguatan dan pengembangan desa wisata pada tahun 2024 ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena memang program mitra klinik BUMDesa sudah terbukti efektif dalam mengembangkan desa wisata. Namun pada tahun ini mitra klinik BUMDesa berupaya menggali potensi desa wisata di Jawa Timur dengan fokus program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yaitu Program “Dewi Cemara” (Desa Wisata Cerdas, Mandiri dan Sejahtera).

Dalam sambutannya, Nova menjelaskan tren pertumbuhan Desa Wisata Jawa Timur berkembang secara signifikan. Pada tahun 2022, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur mencatat bahwa terdapat 596 desa wisata yang tersebar dari Kabupaten Pacitan hingga Kabupaten Banyuwangi.

Lanjutnya, bahwa tren positif pertumbuhan desa wisata di Jawa Timur ditunjukkan dari peningkatan perolehan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) untuk Jawa Timur dari tahun 2022 dengan jumlah empat desa wisata terbaik menjadi delapan desa wisata terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) pada tahun 2023.

“Pendampingan yang kami lakukan alhamdulillah membuahkan hasil dari desa wisata dampingan Mitra Klinik BUMDesa Jatim mendapatkan Anugerah Desa Wisata Indonesia menjadi delapan desa wisata terbaik,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nova Haryanto juga menuturkan bahwa program pendampingan desa wisata tahun ini difokuskan pada pengembangan ekonomi kreatif dan komunitas atau community based tourism (CBT). Sebagai suatu konsep dalam mengelola pariwisata dengan mengedepankan partisipasi aktif masyarakat desa untuk membangun kesejahteraan namun tetap menjaga kualitas lingkungan, serta melindungi kehidupan sosial dan budaya lokal diharapkan mampu menjadi pendekatan pembangunan desa wisata yang berkelanjutan. 

“Community-Based Tourism (CBT) merupakan pendekatan pariwisata yang melibatkan aktivitas partisipatif dan tanggung jawab dari komunitas lokal dalam pengelolaan, pengembangan, dan pemasaran destinasi wisata,” ungkap Nova. (far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT