GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belasan Petugas Penyelenggara Pemilu di Nganjuk Dilarikan ke Rumah Sakit Pasca Penghitungan Suara

Belasan petugas penyelenggara pemilu 2024 di Kabupaten Nganjuk, tumbang dan dilarikan ke rumah sakit pasca perhitungan perolehan suara
Selasa, 20 Februari 2024 - 13:18 WIB
belasan petugas penyelenggara pemilu di Nganjuk dilarikan ke rumah sakit
Sumber :
  • tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Belasan petugas penyelenggara pemilu 2024 di Kabupaten Nganjuk, tumbang dan dilarikan ke rumah sakit pasca perhitungan perolehan suara. Ketiga belas petugas penyelenggara pemilu yang tumbang dan dilarikan ke rumah sakit itu, antara lain 10 orang selaku Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dan 3 orang Paswascam dan Pengawas tingkat desa.

Ketua KPU Nganjuk Pujiono mengunkapkan, sepuluh orang yang sempat mendapatkan perawatan medis, rata-rata karena kelelahan saat penghitungan suara pada tingkat desa, mereka drop dan kurang cairan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kesepuluh orang tersebut merupakan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Mereka sempat dirawat ada yang di Puskesmas dan ada juga yang di RSUD Nganjuk. Mereka dirawat paling lama dua hari, setelah dilakukan tindakan medis mereka juga diperbolehkan pulang," ungkap Pujiono.

Sesuai informasi petugas penyelenggara pemilu yang mengalami jatuh sakit pasca perhitungan suara tidak hanya di jajaran KPU. Namun, di jajaran Bawaslu yang tumbang diduga akibat kelelahan saat melakukan pengawasan berjumlah tiga orang, yang terdiri dari anggota Panwascam dan anggota pengawas tingkat desa.

Sementara itu, pihak KPU dikonfirmasi masalah penanganan korban yang sakit maupun meninggal dunia mengungkapkan, santunan untuk yang sakit dengan meninggal berbeda.

"Untuk yang sakit nilainya variatif tergantung masa menjalani perawatan medis. Adapun skemanya ada dua macam yaitu ada yang dicover BPJS ada pula yang dicover pemerintah," ungkap Pujiono, Selasa (20/02).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kalau yang meninggal menurut Pujiono sudah pasti mendapatan santunan senilai 35 juta rupiah.

"Alhamdulillah, di Kabupaten Nganjuk tidak ada yang meninggal dunia, yang ada mereka menjalani perawatan medis paling lama dua hari," kata pujiono. (kso/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT