News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mayat Pria Mengapung di Sungai Sukun Malang Gemparkan Warga

Supriono (27) petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang saat beraktivitas menyapu jalan, dikejutkan dengan mayat pria mengapung di Kali Sukun
Rabu, 24 Januari 2024 - 10:57 WIB
Mayat Pria Mengapung di Sungai Sukun Malang Gemparkan Warga
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Supriono (27) petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang saat beraktivitas menyapu jalan, dikejutkan dengan sesosok mayat pria yang belum diketahui identitasnya mengapung dalam kondisi tengkurap di aliran Kali Sukun, Selasa (23/1/2024).

Peristiwa penemuan mayat Mr X, diketahui Selasa (23/1/2024) pagi di aliran Sungai Sukun masuk Jalan Satsui Tubun, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi pagi seperti biasa saya menyapu di sekitar jalan dan melihat adanya sesosok mayat mengapung di Kali Sukun," ujar pria asal Desa Trenyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang kepada awak media, Selasa (23/1/2024).

Diungkapkan Supriono, mengetahui adanya mayat tersebut, dirinya langsung memanggil petugas perlintasan kereta api untuk membantu menepikan mayat.

"Saya teriak-teriak ke pak Purwanto (petugas perlintasan kereta api Kacuk) untuk membantu menepikan karena arus Kali Sukun mulai deras. Korban hanyut kurang lebih 10 meter ke arah selatan, kemudian saya bersama pak Purwanto mengejar hingga mengganjal dengan batang kayu supaya tidak hanyut lebih jauh," bebernya.

Selanjutnya penemuan mayat ini dilaporkan ke Polsekta Sukun, Inafis Polresta Malang Kota dan relawan Satkom RJT Kota Malang.

Petugas yang mendapatkan laporan langsung melakukan olah TKP dan selanjutmya korban dievakuasi ke kamar jenazah RSSA Kota Malang untuk dimintakan visum dan identifikasi.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat di Kali Sukun.

"Benar mas, berawal dari Mr X setelah dilakukan Mambis oleh petugas Inafis Polresta Malang Kota, terungkap korban bernama Bambang (50) warga Jalan S. Supriyadi Gang Karya Bhakti, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang," terang Yuris, Selasa (23/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangan pihak keluarga kata Yuris, korban mempunyai penyakit stroke dan semenjak hari Senin (22/1/2024) korban meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan pihak keluarga. 

"Saat meminggalkan rumah kondisi korban saat berjalan terseok-seok karena stroke dan diduga terpeleset di aliran Kali Sukun dekat lokasi rumah korban tanpa ada saksi yang mengetahui hingga jenazah korban ditemukan di aliran Kali Sukun Kacuk Malang," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT