News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korsleting Listrik, Rumah di Nganjuk Ludes Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar

Kebakaran diduga korsleting listrik melanda rumah seorang warga di Desa Daan, Gondang, Nganjuk. Insiden ini menyebabkan pemilik rumah luka bakar serius
Selasa, 9 Januari 2024 - 09:16 WIB
rumah terbakar akibat korsleting listrik
Sumber :
  • tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Kebakaran hebat yang diduga disebabkan korsleting listrik melanda rumah seorang warga di Desa Daan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. Insiden tragis ini menyebabkan pemilik rumah mengalami luka bakar serius.

Menurut keterangan saksi, sebelum api membakar seluruh rumah dan isinya, awalnya terdengar ledakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awalnya saya mendengar suara ledakan kemudian saya keluar untuk mengecek dan pada saat itu melihat rumah ibu Sri Sulami terbakar. Kemudian saya berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api agar tidak merambat ke rumah warga sekitar. Kemudian salah satu warga menghubungi anggota Damkar dan diteruskan ke anggota piket siaga pos Lengkong," ujar Parji.

Menurut keterangan Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (Damkarmat) Nganjuk Sujito, api dengan cepat meluas ke seluruh rumah setelah korsleting listrik yang tiba-tiba terjadi di dalam ruang utilitas rumah tersebut. Warga sekitar segera memberikan pertolongan pertama sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

"Pemilik rumah  bernama Sri Sulami (50) mengalami luka bakar parah di bagian lengan dan wajahnya. Ia segera dilarikan ke pusat medis terdekat untuk perawatan lebih lanjut. Saat ini, kondisinya sedang dalam perawatan intensif," jelas Sujito.

"Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan setelah 30 menit, armada 02 beserta personil, anggota BPBD, Babinsa, anggota Polsek Gondang, Perangkat Desa Jaan berjibaku bersama warga setempat. Namun, kerusakan yang diakibatkan oleh kebakaran tersebut sangat luas, menyebabkan rumah hampir terbakar habis dan kehilangan harta benda yang berharga," ungkap Sujito.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak berwenang sedang menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti dari korsleting listrik ini. Mereka juga memberikan peringatan kepada masyarakat akan pentingnya pemeriksaan secara berkala instalasi listrik di rumah, guna mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang.

"Kami mendoakan kesembuhan bagi Sri Sulami yang sedang dalam perawatan dan berharap semoga kejadian serupa tidak terulang di tempat lain," pungkas Sujito. (kso/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT