News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Keempat Pencarian Delapan ABK KM Vision Global, Tim SAR Gabungan Menurunkan Heli Milik Basarnas

Tim SAR gabungan terus beruapaya melakukan pencarian terhadap delapan ABK KM Vision Global yang tenggelam di perairan laut sebelah tenggara Pulau Sepanjang
Sabtu, 23 Desember 2023 - 16:11 WIB
Hari Keempat Pencarian Delapan ABK KM Vision Global, Tim SAR Gabungan Menurunkan Heli Milik Basarnas
Sumber :
  • khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.comTim SAR gabungan terus beruapaya melakukan pencarian terhadap delapan orang ABK KM Vision Global yang tenggelam di perairan laut sebelah tenggara Pulau Sepanjang, Kabupaten Sumenep. Pencarian dilakukan dengan menggunakan Alut RB (Rescue Boat) 220 dari Basarnas Mataram.

Menurut Basarnas Surabaya, kedelapan ABK KM Vision Global, yaitu Musnawi C (Nahkoda), Mushadi (Mualim 1), Wira P (Mualim 2), Haryono (KKM), Sugeng S (Masinis 1), Paisal (Koki), Yodi (Cadet Deck), dan Delpi (Operator Genset).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya mas kita dari tim sar gabungan terus melakukan pencarian di hari keempat ini dan kita perbantuan RB 220 Basarnas Mataram dan Tim Rescuer Pos SAR Bima ini dimaksudkan untuk efisiensi jarak dan waktu tempuh. Sebab, pergerakan unsur SAR dari Basarnas Mataram lebih dekat dengan lokasi kejadian," ucap Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi dalam keterangannya saat dihubungi tvOnenews.com lewat sambungan telepon.

“Kita dari tim sar gabungan menurunkan RB 220 Basarnas Mataram  di area seluas sekitar 270,59 mil laut. Berdasarkan rencana operasi, penyisiran di area pencarian dilakukan secara paralel, dengan jarak antar lintasan sekitar 1,5 mil laut. Kita juga akan menurunkan heli basarnas bila nanti koordinat korban diketahui," ujar Hariyadi.

Operasi dilakukan dengan pemapelan sebagai upaya lain untuk mengoptimalkan proses pencarian. Nantinya bila ada diantara kapal dan perahu yang melihat tanda-tanda keberadaan maupun menemukan salah satu atau beberapa diantara delapan ABK kapal Vision Global, maka diharapkan untuk segera memberikan bantuan evakuasi.

Pada pencarian hari keempat, Sabtu (23/12), tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan dari delapan ABK kapal Global Vision.

Sementara itu, kejadian tenggelamnya KM Vision Global dengan rute Tuban–Maumere mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan laut yang berjarak sekitar 25 mil laut dari arah selatan Pulau Sepanjang, pada Selasa kemarin. Dari 21 orang ABK KM Vision Global, 13 ditemukan kapal lain saat melintas, sementara delapan ABK KM Vision Global lainnya masih dalam pencarian. (khu/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT