News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus DBD di Banyuwangi Meningkat, Akhir Tahun Tembus 13 Kasus

Memasuki musim penghujan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Banyuwangi mulai meningkat. Sebanyak 13 kasus muncul hingga pertengahan Desember 2023
Selasa, 19 Desember 2023 - 08:56 WIB
Plt. Kadis Kesehatan Banyuwangi
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Memasuki musim penghujan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Banyuwangi mulai meningkat. 

Data dari Dinas Kesehatan Banyuwangi, hingga pertengahan Desember 2023, sebanyak 13 kasus DB muncul. Angka ini meningkat dibandingkan bulan November yang mencapai 10 kasus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari laporan yang masuk, sepanjang tahun ada saja kasus. Terutama di akhir tahun dan awal tahun,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, Senin (18/12).

Diprediksi, lonjakan kasus DBD masih berpotensi pada Januari–Februari 2024. Hal ini didasarkan pada peningkatan curah hujan. Apalagi, Banyuwangi telah memasuki musim penghujan sejak awal Desember 2023.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, puncaknya musim penghujan di Banyuwangi diprediksi masih terjadi pada Januari-Februari 2024. 

“Musim seperti ini berpotensi peningkatan DBD, karena tempat penampungan seperti kaleng dan botol bekas di luaran mudah terisi air. Genangan air ini memudahkan nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak,” jelasnya.

Upaya pencegahan perlu ditingkatkan, terutama membersihkan genangan air dalam rangka memberantas perkembangbiayakan nyamuk. Dinkes Banyuwangi juga mengimbau seluruh warga tetap menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah preventif utama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Lakukan langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang yang dimungkinkan menjadi sarang nyamuk," pintanya.

Sepanjang tahun 2023, kasus DBD di Banyuwangi mencapai 319 kasus. Kasus tertinggi terjadi di Januari dan Maret, masing-masing tembus 45 dan 46 kasus. Sementara angka kematian mencapai empat orang. Kasus DBD tahun 2023 terbilang lebih rendah dibandingkan tahun 2022. Sepanjang Januari-Desember 2022, kasus DBD di Banyuwangi tembus 523 kasus. Tertinggi di bulan Agustus mencapai 71 kasus. (hoa/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT