GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria Asal Pasuruan Ditemukan Tewas Terserempet KA Penataran di Malang Dalam Kondisi Tak Utuh

Seorang pria tak dikenal ditemukan tewas setelah terserempet KA Penataran (431a) no loko CC 201-8315 di perlintasan kereta api Pohgajih-Sumberpucung, Malang.
Kamis, 7 Desember 2023 - 18:09 WIB
Proses evakuasi jenazah yang tertabrak kereta api
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews com - Seorang pria tak dikenal ditemukan tewas setelah terserempet KA Penataran (431a) no loko CC 201-8315 di perlintasan kereta api Pohgajih-Sumberpucung, Malang, pada Kamis (7/12).

Korban tanpa identitas alias Mr. X ini tewas seketika dengan kondisi mengenaskan. Beberapa bagian tubuhnya terpisah dan tersangkut di rel kereta api hingga radius 20 meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Sumberpucung, AKP Lukman Hudin saat dikonfirmasi tvOnenews.com mengatakan, peristiwa ini diketahui sekitar pukul 08.15 WIB, Kamis (7/12) dan dilaporkan ke Polsek Sumberpucung oleh saksi bernama Amirul Yunus (23) anggota Polsuska Stasiun Sumberpucung, sekitar pukul 08.50 WIB.

"Pihak Polsek Sumberpucung menerima laporan dari saksi dan langsung meluncur ke lokasi kejadian yang dekat terowongan Bendungan Karangkates. Dan lokasi kejadian bukan merupakan perlintasan kereta api, lokasinya jauh dari permukiman penduduk," ujar AKP Lukman kepada tvOnenews.com, Kamis (7/12). 

Diceritakan Lukman, kronologi berawal KA Penataran (431a) no loko CC 201-8315 dari arah Malang ke Blitar dengan Masinis Rahmat Tanto dan Asisten Yuda telah menabrak seorang laki-laki tidak dikenal di Perlintasan KA Pohgajih-Sumberpucung KM 85+200, masuk wilayah RT 02 RW 01 Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

"Mengetahui laki-laki dalam kondisi meninggal dunia pascaketemper kereta api, masinis melaporkan ke petugas polsuska yang berada di stasiun KA Ngebruk," bebernya.

Mendapatkan laporan petugas, polsuska bersama Polsek Sumberpucung langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

"Jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Kepanjen Kabupaten Malang untuk dimintakan visum," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena identitasnya belum terungkap, petugas Inafis Polres Malang datang ke kamar jenazah RSUD Kepanjen (Kanjuruhan) untuk melakukan identifikasi dengan alat MAMBIS (Mobile Automated Multi-Biometric Identification System).

"Dan terungkap indentitas korban bernama Lutfikhan (37) warga Jalan Ir. H Juanda RT 01/03 Desa Tapaan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan," pungkasnya. (eco/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT