News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Tahun Baru Terungkap, Seorang Bapak di Malang Tega Cabuli Anak Gadisnya

Seorang gadis asal Desa Jeru, Tumpang, Kabupaten Malang, jadi korban tindak asusila yang dilakukan oleh ayah kandungnya yang diketahui bernama Muhammad Syahri.
Rabu, 6 Desember 2023 - 16:32 WIB
seorang bapak tega cabuli anak gadisnya
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Seorang gadis remaja berinisial MK (23) asal Desa Jeru, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, jadi korban tindak asusila yang dilakukan oleh ayah kandungnya yang diketahui bernama Muhammad Syahri.

Aksi pencabulan bapak bejat ini sudah dilakukan semenjak tahun 2022 silam. Dan baru terbongkar setelah MK (korban) melaporkan ke Polsek Tumpang, yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Malang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan, kasus tersebut telah menjadi rahasia umum di kampung halaman pelaku. Namun, sempat ada ketidakberanian dari korban untuk melaporkan perkara tersebut ke pihak kepolisian. 

"Terungkapnya, adanya laporan dari polsek bahwa masyarakat di Desa Jeru akan lakukan kegiatan penyampaian aspirasi. Ternyata kasus ini sudah jadi rahasia umum, namun disini anaknya kurang berkenan melapor. Karena berpikir bagaimana kelangsungan keluarga. Setelah edukasi perangkat desa akhirnya berani melapor,” ujar Gandha kepada awak media. 

Setelah dilakukan pemeriksaan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang, akhirnya meringkus dan menetapkan Muhammad Syahri  sebagai pelaku atas pencabulan anak kandungnya. 

Dikatakan Gandha, aksi bejat itu dilakukan Sahri berkali-kali sejak tahun 2022. Sahri melakukan aksinya di rumah, ketika istrinya sedang berpergian ataupun sedang istirahat.

Tersangka Sahri berdalih, aksi bejat ini dilakukan karena rasa sayang yang timbul terhadap putri kandungnya itu.

“Pada saat jam tidur, pelaku masuk ke dalam kamar yang bersangkutan, kemudian sambil meraba-raba bagian sensitif,” bebernya.

Dalam perbuatannya, pelaku mengaku telah melakukan hal bejat tersebut beberapa kali, saat istri tersangka alias ibu korban lengah. 

“Pelaku ini menunggu waktu untuk melampiaskan nafsunya, ketika istri tidak ada di rumah atau tidur. Atau pas istri tersangka lengah atau pergi ke pasar," imbuhnya.

Untuk melancarkan aksinya, tersangka juga sempat melakukan ancaman terhadap korban agar tidak melaporkan kelakuannya kepada orang lain, termasuk ibu kandungnya.

“Awalnya ada ancaman hingga tiga kali, kemudian perbuatan selanjutnya tidak ada lagi ancaman. Tapi tidak sampai melakukan persetubuhan, korban hanya digerayangi. Kemudian disuruh masturbasi atau onani," jelasnya.

Sementara pelaku mengaku menyesal atas perbuatan bejatnya dan mengaku khilaf hingga menangis dihadapan polisi dan awak media.

“Sangat menyesal sekali, sangat nyesel sekali saya,” kata Muhammad Syahri dihadapan polisi dan awak media yang ikut meliput.

Pelaku berdalih khilaf atas perbuatannya. Tak banyak berkata saat dimintai keterangan oleh polisi, ia pun hanya bisa menangis sesengukan. 

“Saya menyesali, saya khilaf nggak thau lagi wes,” ujarnya sembari menangis. 

Pelaku, mengaku tidak ada ancaman atas perbuatan tersebut, pelaku pun sempat menceritakan kisah hidup anaknya. Katanya, ia sempat tak merestui hubungan MK dengan kekasih barunya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tidak ancam cuma suruh diam. Habis nikah anak saya ya gak jadi sama suaminya, terus punya temen saya gak setuju. Anak saya kesel, karena gak saya setujui, dia mungkin sakit hati. Jadi dia cerita ke tetangga, langsung berita ini rame,” akunya. 

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 46 undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga juncto pasal 6 huruf a dan b undang-undang nomor 12 tahun 2022 tentang tidak pidana kekerasan seksual. Adapun ancaman hukumannya 12 tahun penjara. (eco/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT