News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cuaca Panas Ekstrem, Pasien Ispa di Sejumlah Rumah Sakit di Sidoarjo Meningkat, Didominasi Kalangan Anak

Cuaca panas ekstrem dengan suhu udara lebih dari 37 derajat celcius di Sidoarjo beberapa waktu terakhir ini, mulai berdampak bagi kesehatan masyarakat.
Senin, 13 November 2023 - 14:39 WIB
Cuaca Panas Ekstrem, Pasien Ispa di Sejumlah Rumah Sakit di Sidoarjo Meningkat
Sumber :
  • khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.comCuaca panas ekstrem dengan suhu udara lebih dari 37 derajat celcius yang terjadi di Sidoarjo beberapa waktu terakhir ini. mulai berdampak bagi kesehatan masyarakat. Seperti meningkatnya jumlah pasien infeksi saluran pernafasan (Ispa) di sejumlah rumah sakit di Sidoarjo, yang didominasi oleh kalangan anak dan lansia.

Di Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo misalnya, jumlah pasien anak yang terdeteksi mengalami penyakit ispa dan terpaksa harus menjalani rawat inap meningkat sekitar 15 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh ruang rawat inap anak dipenuhi oleh pasien anak yang terserang Ispa. Mereka diantaranya menderita sakit batuk, pilek, panas, radang tenggorokan dan sesak nafas yang semuanya dipengaruhi oleh cuaca panas ekstrem. Untuk menangani pasien anak yang rawat inap, pihak rumah sakit terpaksa membuka ruang rawat inap anak tambahan di ruangan rawat inap orang dewasa.

Direktur RS Delta Surya Sidoarjo, dr. Warih Kusumaningtyas mengatakan, sejak cuaca panas esktrem terjadi dua bulan terakhir ini, tercatat ada sekitar 20 pasien anak setiap hari yang terdeteksi mengalami penyakit Ispa dan terpaksa menjalani rawat inap.

"Atau naik sekitar 10 sampai 15 persen dibanding sebelumnya," ujar Warih.

Menurut Warih, angka ini cukup tinggi dibanding sebelum cuaca panas terjadi di Sidoarjo. Sementara mengikuti pasien anak, pasien dewasa yang terdiagnosa mengalami gangguan ispa juga terus berdatangan di rumah sakit.

"Selain paling banyak usia produktif termasuk anak, disamping itu juga dari lansia juga banyak sekali," terang Warih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasien dewasa yang terdiagnosa mengalami gangguan ispa ini diantaranya mengalami sakit batuk dan sesak nafas akibat turunnya daya tahan tubuh saat berada di luar rumah. Tidak sedikit pasien dewasa yang terpaksa menggunakan selang oksigen untuk membantu kelancaran nafas.

Selain cuaca panas ekstrem, meningkatnya pasien ispa ini diduga juga akibat banyaknya warga yang melakukan pola hidup tidak sehat saat cuaca panas, seperti sering mengonsumsi es di saat cuaca panas dan banyaknya pasien yang langsung mandi dengan air dingin setelah berada dari luar ruangan yang berpengaruh pada turunnya daya tahan tubuh. (khu/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT