News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penipuan Gentong Ajaib, Uang Rp4,5 Juta Dijanjikan Penuh Segentong

Gentong yang disediakan korban tetap kosong setelah 36 hari, uang Rp4,5 juta dijanjikan jadi segentong.
Senin, 6 November 2023 - 15:55 WIB
penipuan gentong ajaib, uang 4,5 juta dijanjikan bisa penuh segentong
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Gentong yang disediakan korban tetap kosong setelah 36 hari, uang Rp4,5 juta dijanjikan jadi segentong. Pendidikan dan latar belakang pengetahuan yang sempit membuat cara berfikir menjadi instan, berharap uang cepat hanya dengan digandakan, bukannya untuk malah buntung.
  
Indah, tertarik mengikuti ritual penggandaan uang yang ditawarkan Dwi Sukesi. Dia diminta menyerahkan uang dan menyiapkan gentong di rumah. Dalihnya gentong itu akan penuh uang dalam waktu 36 hari sejak penyerahan uang. Namun, gentong tersebut ternyata kosong.
 
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono menuturkan, aksi penipuan itu dilakukan tiga orang. Dua lainnya adalah Suraji dan Suhari. 

“Masing-masing punya peranan,” ujarnya.
 
Hendro menjelaskan, korban mengetahui ritual itu dari Suraji, mantan pegawai tokonya, Mei lalu. Dia mengaku kenal Dwi, orang yang diklaim bisa menggandakan uang. Indah yang tertarik minta dikenalkan.
 
Mereka selanjutnya bertemu di rumah korban. Dwi saat itu tidak sendiri. Dia mengajak Suhari yang disebut sebagai guru spiritualnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam pertemuan itu korban diminta untuk menyerahkan uang yang akan digandakan,” jelasnya.
 
Indah, lanjutnya, sempat ragu. Namun, dia merasa yakin setelah ditunjukkan video testimoni orang lain yang menyebut ritual penggandaan uang itu nyata. Warga Jalan Tembok Dukuh itu lantas menyerahkan uang Rp4,5 juta. 

“Selain uang, korban juga diminta menyediakan gentong,” paparnya.
 
Indah diminta menyimpannya di salah satu ruangan rumah. Dalihnya gentong itu sebagai penampung uang pecahan Rp100 ribu dan nantinya akan terisi penuh. Dwi juga berpesan agar gentong tersebut tidak dibuka sebelum 36 hari sebelum pergi. 
 
Menurut Hendro, pada pertemuan itu para pelaku juga membahas mahar ritual. Dwi meminta imbalan Rp45 juta. Tetapi, biaya tersebut bisa diambilkan dari hasil penggandaan uang di dalam gentong.
 
Hendro menambahkan, pada hari ketiga setelah pertemuan korban menghubungi Dwi, Indah mengaku butuh uang untuk modal usaha. Dia meminta izin membuka gentong, tetapi dilarang.
 
“Korban diperbolehkan membuka gentong kalau sudah mengirim Rp15 juta dengan alasan untuk ritual,” paparnya.
 
Mantan Kasubdit Hardabangtah Polda Jatim itu menjelaskan, korban yang sudah mengirim uang ternyata mendapati gentong dalam kondisi kosong. Tetapi, Dwi berkilah ritual masih berproses. Indah diminta menunggu.
 
 “Karena tidak ada kejelasan sampai 30 September kemarin, korban akhirnya melapor,” jelasnya.
 
Berdasarkan laporan itu, polisi meringkus Dwi, Suraji, dan Suheri. Dalam pemeriksaan terkuak bahwa Dwi yang punya ide menipu. Dia meminta Suraji, mantan suaminya, untuk mencari korban.
 
Suheri yang tidak lain tetangganya diberi peran sebagai guru spiritual untuk meyakinkan.
 
“Uang dari korban dibagi bertiga,” ungkapnya.
 
Kasus ini saat ini terus didalami oleh Jatanras Polrestabes Surabaya dengan mengkeler pelaku dan korban ke lokasi penggandaan uang untuk mengetahui secara pasti modus operandi pelaku melakukan penipuan. (zaz/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri HAM Natalius Pigai Angkat Bicara soal Jusuf Kalla Dilaporkan ke Polisi: Tak Ada Manfaatnya, Tempuh Dialog

Menteri HAM Natalius Pigai Angkat Bicara soal Jusuf Kalla Dilaporkan ke Polisi: Tak Ada Manfaatnya, Tempuh Dialog

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai akhirnya angkat bicara perihal Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla yang dilaporkan ke polisi. 
Kepala Dinkes DKI: Suhu Tinggi El Nino Tingkatkan Risiko Heatstroke dan Penyakit Kronis

Kepala Dinkes DKI: Suhu Tinggi El Nino Tingkatkan Risiko Heatstroke dan Penyakit Kronis

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengingatkan dampak negatif dari fenomena El Nino ekstrem terhadap kesehatan.
Ramalan Keuangan Zodiak 17 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 17 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 17 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, ungkap peluang rezeki, keputusan penting, dan kondisi finansial.
Nilai Reaktivasi PBI BPJS Lambat, DPR: Jangan Presentasinya Bagus, tapi Fakta di Lapangan Beda

Nilai Reaktivasi PBI BPJS Lambat, DPR: Jangan Presentasinya Bagus, tapi Fakta di Lapangan Beda

Lambannya reaktivasi 11 juta peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) BPJS Kesehatan menuai kritik dari DPR RI. 
Geger! Percakapan Grup Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI, Anggap Anaknya Juga Korban

Geger! Percakapan Grup Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI, Anggap Anaknya Juga Korban

Viral chat grup orang tua terduga pelaku pelecehan seksual di FH UI menuai kecaman publik. Pernyataan yang menyebut anak mereka juga korban memicu perdebatan.
Seusai Kalahkan Filipina, Laos Beri Kejutan Nyata Grup B Piala AFF U-17!

Seusai Kalahkan Filipina, Laos Beri Kejutan Nyata Grup B Piala AFF U-17!

Timnas U-17 Laos untuk sementara memimpin persaingan Grup B Piala AFF U-17 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Timnas Filipina U-17 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026).

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 17 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 17 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 17 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, ungkap peluang rezeki, keputusan penting, dan kondisi finansial.
Kepala Dinkes DKI: Suhu Tinggi El Nino Tingkatkan Risiko Heatstroke dan Penyakit Kronis

Kepala Dinkes DKI: Suhu Tinggi El Nino Tingkatkan Risiko Heatstroke dan Penyakit Kronis

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengingatkan dampak negatif dari fenomena El Nino ekstrem terhadap kesehatan.
Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Reaksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai Korlantas Polri Putuskan Bayar Pajak Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku Nasional

Reaksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai Korlantas Polri Putuskan Bayar Pajak Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku Nasional

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bahagia Korlantas Polri menetapkan pembayaran pajak kendaraan pepanjang STNK tanpa KTP pemilik pertama berlaku nasional.
Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Timnas Indonesia U-17 bisa memastikan diri lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026 setelah pertandingan melawan Malaysia. Hal itu akan melibatkan raihan Vietnam.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Semarang, di mana pekan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Megawati Hangestri dan kawan-kawan untuk mengamankan tiket menuju babak grand final.
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT